PPSU Jakarta Barat Produksi Satu Ton Pupuk Organik

    Dalam tiga bulan, sekitar satu ton pupuk organik telah diproduksi.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Desa Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat memproduksi satu ton pupuk organik olahan dari limbah daun. “Dalam tiga bulan kurang lebih satu ton. Alhamdulillah selain bisa mengurangi sampah juga bisa kita manfaatkan sebagai pupuk organik,” kata Kepala Desa Duri, Kepa Marhalidi, Jakarta, Selasa (12/10).

    Marhali mengatakan, pupuk tersebut berasal dari serasah daun yang dikumpulkan petugas di pinggir jalan dan sekitar taman. Sampah dedaunan juga banyak dikumpulkan saat ada program penebangan pohon di sekitar kawasan Duri Kepa. Daun kering tersebut kemudian dikirim ke kantor desa untuk diolah menjadi pupuk.

    Pengolahannya dimulai dengan pembersihan dan pengeringan sampah. Setelah itu, limbah tersebut dimasukkan ke dalam mesin penggiling sehingga dipotong-potong menjadi lebih kecil.

    Sampah yang sudah dipotong dimasukkan ke dalam wadah khusus.

    Sampah ditampung selama dua bulan agar lebih kering sehingga cocok digunakan sebagai pupuk. Jika sudah menjadi pupuk, petugas akan memanfaatkannya untuk taman kota di Duri Kepa. Jika masih ada sisa pupuk, petugas PPSU akan menjual pupuk tersebut melalui akun media sosial.

    Namun, Marhali memastikan tujuan utamanya bukan menjual pupuk melainkan memanfaatkan serasah daun untuk kebutuhan kebun. “Jadi kalau ada sisa kita jual. Harganya Rp 15 ribu per lima kilogram,” kata Marhali.

    Uang tersebut nantinya akan digunakan untuk operasional pembuatan pupuk untuk kebutuhan sehari-hari petugas PPSU. Marhali memastikan program pengolahan sampah menjadi pupuk akan terus digulirkan guna mengurangi jumlah sampah di wilayahnya.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/r0up0n384/ppsu-jakarta-barat-produksi-satu-ton-pupuk-organik