Presiden berkeyakinan Kawasan Industri Terpadu Batang akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar

Laporan Jurnalis Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunjungi Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang berlokasi di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (21/4/2021).

Sebelumnya, pada 30 Juni 2020, Presiden juga meninjau kembali rencana kawasan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara memantau perkembangan pembangunan daerah.

Baca juga: Jokowi membentuk panitia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032

“Hari ini saya akan cek kesiapan Kawasan Industri di Batang ini karena nanti Mei akan ada groundbreaking, groundbreaking industri kaca, mungkin yang terbesar di Asia Tenggara,” kata Presiden.

Nantinya, KIT Batang akan ditempati oleh perusahaan multinasional yang merelokasi dan berinvestasi ke Indonesia.

Sejumlah perusahaan multinasional diketahui telah berkomitmen untuk berinvestasi di kawasan tersebut, termasuk perusahaan baterai Korea Selatan LG Chem, produsen kaca Korea Selatan KCC Glass Corporation, produsen pipa plastik Belanda Wavin, dan perusahaan keramik India Abroad Vitrified.

Pemerintah telah menyiapkan sekitar 4.300 hektar lahan untuk pengembangan kawasan. Pada tahap pertama, 450 hektare disiapkan untuk membangun tiga zona, yakni manufaktur dan logistik, inovasi dan ekonomi kreatif, serta industri ringan dan menengah.

“Ini kawasan industri di Batang yang akan dibangun di atas lahan seluas 4.300 hektare. Sekarang sudah disiapkan 450 hektare dan hampir rampung yang akan digunakan untuk investasi, terutama yang terkait dengan teknologi,” kata Presiden.

Baca juga: Dubes RI Serahkan Surat Kredensial Presiden Jokowi kepada Raja Thailand

Hingga saat ini progres pekerjaan pembukaan lahan di ketiga zona tersebut telah mencapai di atas 99 persen sejak dimulainya penyiapan lahan yang dilakukan pada Juli 2020.




Source