Program Subsidi Rastra Berubah menjadi Bansos Reastra dan BPNT

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemda Sumbawa melalui Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan Sosialisasi Bantuan Sosial Pangan “Transpormasi Beras Sejahtera Menuju BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Kegiatan tersebut belangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (25/2)
Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa A Rahim, SSos menyampaikan bahwa sejak Januari 2018 program Subsidi Beras Sejahtera (Rastra) telah berakhir dan berhijrah atau berubah menjadi program yang lebih baik lagi yakni Bantuan Sosial Rastra (Bansos Rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Subsidi Rastra yang sudah berjalan selama 19 tahun jelas Bupati, berubah menjadi Bansos Rastra, sehingga jika sebelumnya penerima Rastra atau (Raskin) harus membayar harga tebus Rp 1.600,- per kilo, maka mulai Januari 2018 tidak ada kewajiban membayar karena sudah menjadi Bansos.
Disampaikan, pada tahun 2019 ini kebijakan Rastra diperbaharui dengan melakukan pengalihan Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang merupakan bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di E-Warong Kube PKH, Rumah Pangan Kita, atau pedagang bahan pangan yang bekerja sama dengan Bulog dan Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).
Bupati berharap agar implementasi BPNT dapat berjalan dengan baik, dan minta para peserta sosialisasi dan seluruh stakeholder terkait dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dan dapat menyampaikan perubahan program Rastra ini kepada penerima manfaat sehingga apa yang menjadi tujuan program dapat berjalan sesuai dengan harapan.
Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Ir A Yani melaporkan bahwa Bansos Rastra bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan akses masyarakat miskin dan rentan melalui pemenuhan kebutuhan pangan pokok yang menjadi hak dasarnya.
Peserta sosialisasi terdiri dari tim koordinasi bansos sebanyak 20 orang, 24 Camat, 16 Kapolsek, seluruh Bhabinkabtibmas Polres Sumbawa, Satgas bansos Polres sebanyak 11 orang, Lurah/Kades sebanyak 165 orang, Dinas Sosial 20 orang, dan TKSK 24 orang.
Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala Satuan Binmas Polres Sumbawa dengan materi implementasi Mou Menteri Sosial RI dengan Kapolri dan Kepala Dinas Sosial dengan materi mekanisme pengelolaan Bantuan Pangan Non Tunai.