PROYEK JALAN PUNIK TERKENDALA CUACA DAN MOBILISASI MATERIAL

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pengerjaan proyek pembangunan jalan Punik Batulanteh Sumbawa sepanjang 5 Km yang menelan dana bantuan APBDP Sumbawa tahun 2017 senilai Rp 11 Miliar yang dilaksanakan kontraktor pelaksana PT Bumi Agung dengan masa kontrak berakhi pada Desember mendatang itu sejauh ini baru mencapai progress fisik pekerjaan sekitar 40%, dengan kendala utama yang dihadapi dilapangan adalah menyangkut soal cuaca dan sulitnya melakukan mobilisasi alat berat dan sejumlah material yang dibutuhkan sehingga kontraktor harus bekerja keras untuk mengeluarkan seluruh kemampuan dan kekuatan yang dimiliki, ungkap Ketua TP4D Sumbawa Jaksa Erwin Indrapraja SH MH dalam keterangan Persnya kepada sejumlah awak media Kamis (16/11) kemarin seusai melakukan kegiatan sidak, evaluasi dan monitoring ke kawasan Punik seharian penuh Rabu kemarin.
Kalau dilihat kondisi lokasinya terang jaksa Erwin akrab Kasi Intel Kejari Sumbawa ini disapa, memang medan jalan kesana sangat berat karena pengemudi maupun pengendara kendaraan bermotor hars menghadapi dan melewati tantangan tanjakan dan turun jalan yang terjal, belum lagi sejumlah kelokan dan jurang di kiri kanan jalan yang dalam dengan kondisi jalan tanah berlicin, sehingga sangat diperlukan kehati-hatian dan perhitungan yang matang dengan kondisi cuaca yang dinilai cukup ekstrim apalagi saat musim penghujan intesitasnya cukup tinggi, dimana medan berat inilah yang menjadi tantangan bagi rekanan kontraktor pelaksana PT Bumi Agung dalam melaksanakan tanggung jawab pelaksanaannya dilapangan untuk dapat menaklukkan, kendati kendala cuaca dan sulitnya melakukan kegiatan mobilisasi sejumlah alat berat dan sejumlah material yang dibutuhkan, sehingga dalam pelaksanaan pelebaran dan pengerasan jalannya saja kondisi progress fisik yang dihasilkan baru mencapai sekitar 40%, mengingat sistem pelaksanaan pekerjaan dilapangan dengan terpaksa menggunakan alat berat excavator untuk mendorong dan menahan kendaraan dan peralatan lainnya.
Menurut jaksa Erwin, dengan kon disi medan jalan Punik yang demikian itu, maka Kajari Sumbawa bersama TP4D telah menyarankan agar dalam pelaksanaan dilapangan dapat dipercepat dengan menuntaskan pekerjaan pengerasan dan pembenahan selokan (drainase) jalan, sehingga nanti pada pekerjaan akhir dapat dilakukan pekerjaan pengaspalan menggunakan hotmix dengan baik dan lancar, apalagi dengan waktu yang mepet dan akan tiba puncak musim penghujan tentu sangat membutuhkan strategi dan sistem metode pekerjaannya secara tekhnis, agar pelaksanaan pekerjaan sebagaimana yang diharapkan Pemerintah dan masyarakat dapat diwujudkan dengan baik, karena itu TP4D memberikan support dan apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan kendati memang pekerjaannya harus dipercepat agar hasil progres fisiknya menunjukkan adanya kemajuan hingga pekan mendatang sejumlah pihak terkait telah diminta untuk dapat mengikuti rapat evaluasi terkait dengan hasil pekerjaan proyek jalan Punik tersebut, pungkasnya.