PTM di DKI, DPRD Dorong 200 Persen Vaksin Guru

    Saat ini, baru 85 persen guru di DKI Jakarta yang sudah divaksinasi.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria menyoroti terbatasnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah mulai dilakukan DKI sejak Senin (30/8). Menurutnya, vaksinasi guru dan siswa sejak usia 12 tahun menjadi salah satu kendala yang dihadapi.

    “Menurut saya, semua guru harus divaksinasi. Karena menurut laporan, sejauh ini baru 85 persen yang divaksinasi,” ujarnya saat dikonfirmasi. Republik, Senin (30/8).

    Ia menambahkan, hal tersebut merupakan celah dalam pembukaan sekolah tatap muka saat ini. Oleh karena itu, ia meminta agar vaksinasi dapat diintensifkan.

    “Herd immunity tidak bisa dilakukan tanpa vaksinasi. Sekarang terbukti dengan vaksinasi, kasusnya cukup landai,” jelasnya.

    Ia menegaskan, vaksinasi tidak boleh dijadikan patokan. Mengingat, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menjamin kesehatan. “Itu syarat mutlak. Kalau perlu, yang belum divaksin tidak perlu mengajar,” ujarnya.

    Namun, pada hari pertama PTM kali ini, pihaknya mengaku belum menerima laporan yang terkendala. Pihaknya di Komisi E, kata dia, juga telah melakukan verifikasi lapangan dalam rangka kunjungan tersebut. “Nanti kita lihat hasilnya,” tambahnya.

    Mengenai 1.500 sekolah yang akan dibuka Dinas Pendidikan DKI Jakarta mulai pertengahan bulan depan, dia mengingatkan akan ada evaluasi dasar. Dari protokol kesehatan 5M yang diterapkan dengan baik, hingga batasan kelas dan ventilasi yang dipasang dengan benar.

    “Kita akan melihat dan berdoa dengan tujuan berpikir positif, semoga tidak ada kendala,” ujarnya.



    https://www.republika.co.id/berita/qynqn0330/ptm-di-dki-dprd-dorong-vaksinasi-guru-200-persen