Puasa 11 Muharram, Apakah Termasuk Sunnah Yang Disarankan?

    Puasa 11 Muharram juga termasuk rangkaian puasa sunnah Muharram

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Puasa Asyura mendapat petunjuk dari Nabi Muhammad SAW. Puasa merupakan amalan sunnah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sehingga wajib untuk mengamalkannya.

    “Alasannya adalah hari kemenangan Nabi Musa AS dan para pengikutnya atas firaun dan tentaranya,” kata Ketua Wahdah Islamiyah Ustadz Dr Muhammad Zaitun Rasmin, saat dihubungi, Republika.co.id, Kamis (19 /8).

    Menurut Ustadz Zaitun yang juga Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan MUI, nilai puasa syura ini dapat menghapus dosa (selain dosa besar) selama setahun terakhir.

    Rasulullah SAW menganjurkan puasa sehari sebelumnya berbeda dengan puasa orang Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

    “Tetapi jika ada yang melewatkan puasa 9 Muharram atau Tasua, maka tidak mengapa puasanya hanya 10 Muharram saja,” ujarnya.

    Menurutnya, jika Anda melewatkan puasa 9 Muharram dan ingin tetap berpuasa selama dua hari, Anda bisa berpuasa 10 dan 11 Muharram.

    Ia mengutip perkataan Syekh Zakariya Al Ansari dalam kitab Asna Al Mathalib (431/1) sebagai berikut:

    [وَإِنْ لَمْ يَصُمْ مَعَهُ -أي عاشوراء- تَاسُوعَاءَ (فَصَوْمُ الْحَادِيَ عَشَرَ) مَعَهُ مُسْتَحَبٌّ… عَلَى أَنَّ الشَّافِعِيَّ نَصَّ فِي “الْأُمِّ” وَ”الْإِمْلَاءِ” عَلَى اسْتِحْبَابِ صَوْمِ الثَّلَاثَةِ، وَنَقَلَهُ عَنْهُ الشَّيْخُ أَبُو حَامِدٍ وَغَيْرُهُ، وَيَدُلُّ لَهُ خَبَرُ الْإِمَامِ أَحْمَدَ: «صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَخَالِفُوا الْيَهُودَ وَصُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا وَبَعْدَهُ يَوْمًا» 


    “Jika seseorang tidak berpuasa Asyura dan Tasua, maka berpuasa 11 Muharram adalah sunnah. Demikian juga Imam Syafii dalam kitabb Al-Umm dan Al-Imla menyatakan kesunnahan berpuasa tiga hari itu, termasuk pendapat Abu Hamid dan lainnya. Dalilnya adalah riwayat dari Imam Ahmad “Puasalah hari Asyura, dan berbedalah dengan Yahudi (dengan) puasa sehari sebelumnya dan sehari sesudahnya.” 


    Ustadz Zaitun menyebut memang hadits ini sebahagian ulama memandang lemah tetapi sebahagian lagi menganggap hasan. Akan tetapi kebolehan puasa 11 Muharam didukung hadits sahih yang umum riwayat imam Muslim: 


      ‏أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ “Sebaik baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharam.” 


    “Dan itu umum diseluruh hari-hari bulan Muharam. Jadi yang mau puasa tanggal 11 Muharam untuk melengkapi puasa Asyuranya silakan dan yang merasa cukup dengan asyura saja juga silakan.”   


     



    https://www.republika.co.id/berita/qy371a320/puasa-11-muharram-apakah-termasuk-sunnah-yang-dianjurkan