Puluhan Kendaraan Sitaan CEO EDCCash, Beberapa Berhadiah Door Prize

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Igman Ibrahim

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bareskrim Polri menyita 21 kendaraan mewah milik tersangka kasus investasi penipuan Uang Tunai E-Dinar Coin (EDC).

    Beberapa kendaraan yang disita masih berstatus kredit hingga doorprize.

    “Ada 21 kendaraan yang kami amankan dari pelakunya. Kami sedang selidiki, mana sumbernya, dari mana asalnya. Ada yang lunas, ada juga kredit,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Brigjen Helmy Santika. Kepada wartawan, Sabtu (24/4/2021).

    Helmy menambahkan, ada kendaraan yang juga berstatus doorprize. Kendaraan tersebut dibeli dari kumpulan uang nasabah EDCCash.

    Baca juga: Update Kasus Penipuan Investasi Bodong EDCCash, Bareskrim Polri masih menghitung aset yang disita

    Baca juga: Polri masih menjajaki asal muasal kepemilikan ilegal Senpi CEO EDCCash

    Bahkan ada yang di tanda petik sebagai doorprize. Yang sudah bisa kita tebak, doorprize itu dibeli dari uang nasabah sendiri, ”jelasnya.

    Ia mengatakan, pihaknya juga berupaya untuk terus menyita aset tersangka. Ini untuk mengembalikan kerugian korban EDCCash yang telah berinvestasi.

    Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika bersama Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas Divisi Humas Polri) Brigjen Pol? Rusdi Hartono menunjukkan bukti kasus investasi ilegal Uang Tunai E-Dinar (EDC) di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Penyidik ​​Bareskrim Polri menetapkan enam orang sebagai tersangka dan menyita 14 kendaraan roda empat, uang tunai rupiah dan valuta asing, serta barang mewah dalam kasus dugaan penyertaan uang tunai E-Dinar Coin (EDC) secara ilegal. TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN)

    “Kami juga sedang melakukan upaya penelusuran aset secara maksimal, sehingga kami berharap masyarakat yang menjadi korban haknya bisa kembali,” pungkasnya.

    Diketahui, Polri menyita sedikitnya 21 mobil mewah yang disita berbagai merek dari tangan tersangka. Mulai dari Mercedes Benz, Lexus, BMW, Fortuner hingga Ferrari.

    Tak hanya itu, penyidik ​​juga menemukan barang bermerek berupa tas, sepatu, jaket, dan jam tangan. Selain itu, ditemukan pula pecahan mata uang asing.




    Source