Rahasia Sholat dan Zakat Disandingkan 82 Kali Dalam Al-Qur’an

    Sholat dan zakat memiliki korelasi yang sangat kuat

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Zakat merupakan pondasi sosial yang paling menonjol dalam rukun Islam. Zakat merupakan bagian dari ibadah dan hak milik, kewajiban sosial, dan kewajiban sosial yang bernuansa ibadah.

    Jamal Muhammad Az Zaki dalam kitab Sehat dengan Ibadah Dijelaskan bahwa secara bahasa, pengertian zakat itu sendiri berasal dari kata az-zakah yang berarti an-numuw dan az-ziyadah (tumbuh dan berkembang).

    Juga dimaksudkan sebagai pujian dan kebaikan. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surat An Najm ayat 32:

    لَا ا “Falaa tuzakkuu anfusakum.” Hatinya: “Jadi jangan menganggap dirimu suci.”

    Jika dikatakan ‘zakat al-qadhi as-syuhud’ ketika hakim menjelaskan peningkatan kebajikan mereka. Pemahaman ini tercermin dalam firman Allah SWT:

    ال ا “Khudz min amwaalihim shadaqatan tuthahirruhum wa tuzakkihim biha.”

    Artinya, “Ambillah zakat dari harta mereka, untuk membersihkan dan mensucikan mereka.”

    Zakat menurut syariat adalah bagian dari harta yang ditetapkan dan harus dibayarkan oleh orang yang memiliki nisab (batas minimal kewajiban mengeluarkan zakat) dengan maksud untuk dibagikan kepada golongan tertentu.

    Para ahli fiqih menyebutnya sebagai verba al-ita, berarti memenuhi kewajiban atas harta. Hal ini juga berkaitan dengan sejumlah harta tertentu yang diwajibkan oleh Allah untuk diserahkan kepada fakir miskin yang berhak atasnya.



    https://www.republika.co.id/berita/r0745h320/rahasia-sholat-dan-zakat-disandingkan-82-kali-dalam-alquran