Ramadhan Jadi Momentum Cegah Penularan Covid-19

Aktivitas masyarakat di luar rumah biasanya berkurang saat Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG – Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau menjelaskan, bulan Ramadhan bisa menjadi momentum untuk mencegah penularan Covid-19. Caranya dengan meningkatkan jumlah ibadah di rumah.

Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau, Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Sabtu (10/4), mengatakan penularan Covid-19 ke masyarakat kerap membentuk cluster baru setelah interaksi sosial.

Ketidakpatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi penyebab utama munculnya kasus baru Covid-19. Aktivitas masyarakat, terutama umat Islam, di luar rumah, biasanya berkurang saat Ramadhan. Jika aktivitas masyarakat di luar rumah berkurang, penularan Covid-19 bisa tertahan, karena tidak ada interaksi sosial.

“Interaksi yang biasa terjadi di kedai kopi, pasar, dan tempat keramaian lainnya diperkirakan akan berkurang selama umat Islam menjalankan ibadah puasa untuk mencegah penularan Covid-19 yang saat ini relatif meningkat, terutama di Batam dan Tanjungpinang,” ungkapnya. Sekretaris Kepri.

Arif menjelaskan, penularan Covid-19 juga berpotensi terjadi selama Ramadhan jika kegiatan ibadah di masjid tidak sesuai dengan aturan kesehatan. Pemerintah tidak melarang umat Islam untuk menunaikan shalat Tarawih selama Ramadhan, tetapi wajib menerapkan protokol kesehatan.

Potensi lain, kata dia, bisa terjadi pada sore hari. Orang harus menghindari tempat keramaian saat membeli makanan sebelum berbuka puasa. “Kami juga mengingatkan pedagang untuk membuka akses gerbang dan pintu keluar bagi pelanggan,” ucapnya.

Arif menjelaskan, jumlah penderita Covid-19 di Kepulauan Riau mengalami peningkatan sebanyak 25 orang, sehingga jumlah penderita Covid-19 sejak pandemi mencapai 9.523 orang. Jumlah pasien yang pulih meningkat 23, sehingga total menjadi 8.893 orang.

Sedangkan 235 pasien meninggal dunia, tidak ada kasus tambahan pada Sabtu (10/4) ini. Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kepulauan Riau sebanyak 395 orang, tersebar di Batam 202 orang, Tanjungpinang 153 orang, Bintan 30 orang, Karimun. sembilan orang, dan Anambas dengan satu orang, sedangkan Lingga dan Natuna selamat nol kasus aktif Covid-19.

sumber: Antara




Source