Rancangan KUHP: Zina diancam 1 tahun penjara, Kumpul Kebo divonis 6 bulan

Wartawan Tribunnews.com, Dodi Esvandi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perzinahan dan hidup bersama sebagai suami istri di luar nikah alias ‘berkumpul bersama’ adalah dua hal yang juga diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP.

Berdasarkan RUU KUHP terbaru yang diperoleh Tribunnews.com, pelaku ‘kumpul-kumpul’ dan zina dipidana dengan pidana penjara 6 bulan sampai dengan 1 tahun.

Urusan zina dan ‘kumpul-kumpul’ diatur dalam BAB XV tentang Tindak Pidana Kesusilaan Bagian Keempat Zina Pasal 417 dan Pasal 418.

Teks lengkap Pasal 417 adalah:

(1) Barang siapa melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istri, dipidana karena zina dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda kategori II.

Denda kategori II sebagaimana diatur dalam Pasal 79 R KUHP adalah denda dengan nilai nominal paling banyak Rp10 juta.

Baca juga: RUU KUHP Ancam Advokat Selingkuh dengan 5 Tahun Penjara

Meski ada ancaman pidana penjara selama 1 tahun atau denda Rp. 10 juta ayat (2) juga menjelaskan bahwa tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dituntut kecuali atas pengaduan suami, istri, orang tua, atau anak.

Kemudian pada ayat (3) dijelaskan bahwa pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25, Pasal 26, dan Pasal 30.

Kemudian pada ayat (4) juga dijelaskan bahwa gugatan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan di pengadilan belum dimulai.



https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/06/draf-ruu-kuhp-berzina-diancam-pidana-penjara-1-tahun-kumpul-kebo-dipidana-6-bulan