Ratusan Peserta Ramaikan Gerak Jalan Sadar Pilkada Serentak 2018

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Ratusan peserta ramaikan Gerak Jalan Sadar Pilkada Serentak tahun 2018, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa, Minggu (29/10).
Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati Sumbawa beserta istri, Kapolres Sumbawa, Dandim 1607, Kejaksaan Negeri Sumbawa, Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Sumbawa, Pimpinan dan Anggota Parpol, Panwas Sumbawa, Rektor UNSA, Rektor UTS, Direktur Akper, Ketua STKIP Paracendikia, Pihak Perbankan (MANDIRI, BNI, BRI, Bank NTB), Pengurus OSIS, Toga/Toma. Selain iut juga tidak ketinggalan Wartawan, Tokoh dan Aktivis Perempuan, Anggota Paskibraka Sumbawa, Komunitas Seni, Motor, Sepeda, Mujahid/Mujahidah  HNI-HPAI dan peserta lainnya.
Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, SAg, yang membacakan sambutan Ketua KPU RI, menyampaikan bahwa pemilihan serentak 2018 merupakan pemilihan serentak gelombang ke-3 setelah dimulainya pemilihan serentak pada tahun 2015 lalu. Pada tahun 2018 mendatang jelasnya, ada 171 daerah yang akan mengikuti pemilihan serentak.
Mengingat pemilu serentak tahun 2018 mendatang akan beririsan dengan Pemilu Serentak 2019, maka dipastikan suhu politik akan lebih hangat dibandingkan dengan pemilu serentak sebelumnya, oleh karena itu Syukri meminta kepada penyelengara pemili di semua tingatkan untuk melaksanakan tugas secara profesional dan berintegritas.
Dalam Pemilu jelas Syukri disamping melayani peserta pemilihan, yang paling penting bagi penyelenggara pemilu adalah melayani pemilih agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya secara konstitusional, rasional, cerdas, mandiri dan bertanggungjawab.
“Partikan pemilih yang sudah memiliki KTP-El tercatat dalam DPT, Ingat pemilihan serentak merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat, jangan sampai tercidrai oleh aspek-aspek prosedural dan teknis yang tidak terkelola secara profesional dan bertanggungjawab,” ujar Syukri Rahmat.
Gerak Jalan Sadar Pemilihan Serentak tahun 2018 jelas Syukri, bukalah kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan pihakan awal untuk membangun gerakan sadar pemilu bekelanjutan.
“Kita menginginkan seluruh elemen bangsa bersinergi, berkolaborasi dan bergerak bersama untuk menyadarkan publik, pemilu sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat adalah sesuatu yang penting bagi kehidupan,” paparnya.
Disampaikan pula, bahwa pemberian suara kata Syukri, adalah sesuatu yang sakral dan pundamental dalam negara demokrasi. Suara yang dituangkan dalam bentuk coblosan surat suara merupakan bentuk perpindahan dari pemilih sebagai pemegang kedaulatan kepada peserta pemilihan yang akan bertanggungjawab untuk mengurus dan melayani rakyat dengan sebaik-baiknya.
“Jangan pernah menodai suaramu dengan urusan remeh temeh, dan tak bernilai, sudah saatnya kita sebagai pemilih menggunakan hak pilih dengan penuh tanggungjawab,” demikian Syukri Rahmat. Sementara itu Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada KPU Sumbawa agar diselenggarakannya kegiatan Gerak Jalan Sadar Pemilihan Serentak 2018.
“Kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting untuk kita ingatkan kepada masyarakat akan adanya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, dengan harapan agar masyarakat nantinya dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar,” demikian Mahmud Abdullah.