Realisasi Pajak Kendaraan Sumbawa Capai 24 Miliar Lebih

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Kepala Unit Pelayanan Tehnis Badan – Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPTB-UPPD) Sumbawa Muhammad Husni S.Sos M.Si dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB Rabu (29/05) lalu, menyatakan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah ini, seiring dengan itu pula jumlah kendaraan bermotor setiap tahun jumlahnya bertambah dan berdampak terhadap realisasi penerimaan atas pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (PKB-BBNKB) se Kabupaten Sumbawa, tentu semua ini tidak bisa terlepas dari adanya kesadaran yang tinggi dari waga masyarakat wajib pajak untuk membayar pajak kendaraan yang dimilikinya.

Dari hasil evalusi yang dilakukan selama tahun 2018 lalu dari target PKB-BBNKB yang dibebankan untuk Sumbawa sebesar Rp 50.369.472.400 telah mampu terealisasi hingga Desember 2018 sebesar Rp 55 Miliar lebih (diatas 100% lebih) terang Husni akrab pejabat low profil ini disapa, sehingga pihaknya sangat optimis beban target penerimaan PKB – BBNKB untuk tahun 2019 sebesar Rp 61 Miliar lebih meliputi target untuk PKB sebesar Rp 29.490.895.000 (naik 15,56%) dan BBNKB sebesar Rp 31.655.350.000 (naik 27,38%) dari tahun 2018 lalu, tentu target ini harus mampu dicapai dan realiasikan dengan baik dan kami optimis untuk mencapainya.

Apalagi dengan jumlah potensi obyek pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Sumbawa hingga saat ini tercatat sekitar 132.583 unit kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, dengan jumlah obyek pajak kendaraan lama yang mendaftar ulang sampai dengan akhir tahun lalu sebanyak 61.292 unit kendaraan (54%) dan masih ada puluhan kendaraan lainnya baik itu yang mengalami kerusakan, kehilangan dan tidak diketahui keberadaannya tidak melakukan pendaftaran ulang bertahun-tahun, dengan jumlah kendaraan daftar baru dan mutasi masuk sebanyak 9.506 unit (tahun 2018) diharapkan tahun 2019 ini juga akan lebih meningkat seiring dengan daya beli masyarakat yang terus meningkat, kata Husni.

Muhammad Husni juga menjelaskan, dari hasil evaluasi yang dilakukan selama lima bulan terakhir ini atas penerimaan PKB-BBNKB untuk bulan Januari – 29 Mei 2019 berhasil terealisasi penerimaan sebesar Rp 24 Miliar lebih yang diperoleh dari realisasi PKB sebesar Rp 12.449.819.630 (42,22%) dan BBNKB sebesar Rp 11.547.757.825 (36,45%) baik melalui pelayanan UPTB-UPPD Sumbawa maupun Drive Thrue di Kecamatan Alas, Sasopo Ate dan Saliper Ate, Samsat Kelilling, Samsat Desa dan Samsat Tenda.

Dengan sumber daya yang dimiliki jajaran UPTB-UPPD Sumbawa kata Muhammad Husni, bertekad dan berkomitmen tinggi untuk dapat merealisasikan target yang dibebankan, tentu dengan melaksanakan berbagai program dan peningkatan pelayanan kepada warga masyarakat (wajib pajak), dan bahkan pelayanan Samsat buka hingga H-1 Lebaran untuk memberikan kesempatan kepada waib pajak untuk menuntaskan pembayaran kewajiban pebayaran pajak kendaraannya, dimana pihak UPTB-UPD Sumbawa optimis pada Juni mendatang realisasi penerimaan akan terus digenjot, karenanya dihimbau kepada pemilik kendaraan wajib pajak untuk melakukan pendaftaran ulang tepat waktu sebagaimana ketentuan yang berlaku, pungkasnya.(Gad)