Reisa Broto Asmoro Sarankan 2 Hal untuk Survivor Covid-19, Menyinggung Aturan Vaksinasi

    Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Besar Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro mengatakan, hingga akhir September 2021, ada lebih dari 4 juta orang yang telah pulih dari Covid-19 di Indonesia.

    Para penyintas disarankan dua hal. Pertama, terus pantau dan bangun kembali kesehatan tubuh Anda dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan patuh pada Prokes.

    “Kalau masih ada gejala, segera periksakan ke dokter. Pasca Covid tidak menyenangkan, tapi bisa diobati. Kalau sesak napas, mudah lelah, batuk, diare masih terjadi setelah empat minggu.
    Sembuh dari Covid-19, perlu diantisipasi munculnya Post-Covid Syndrome (pasca-Covid),” katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (1/10/2021).

    Baca juga: Korban Covid-19 bisa mendapatkan vaksin sebulan setelah sembuh, hanya berlaku untuk Covid-19 ringan

    Baca juga: Pentingnya Asupan Protein Bagi Penderita Covid-19

    Kedua, dia menyebutkan bahwa pada 29 September 2021, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran tentang vaksinasi Covid-19 bagi penyintas.

    “Dalam surat edaran ini, ditetapkan bahwa survivor Covid-19 dengan tingkat keparahan penyakit ringan hingga sedang dapat divaksinasi satu bulan setelah sembuh. Sedangkan untuk survivor dengan tingkat keparahan penyakit berat, vaksinasi diberikan dengan interval minimal 3 bulan setelah dinyatakan sembuh. ,” kata Reisa.

    Ia menekankan bahwa orang yang divaksinasi harus dalam kondisi prima agar vaksin dapat diterima dengan baik oleh tubuh dan meningkatkan perlindungan yang diharapkan.

    Untuk jenis vaksin, menurut Dokter Reisa disesuaikan dengan logistik vaksin yang ada sehingga tidak perlu memilih vaksin.



    https://www.tribunnews.com/corona/2021/10/01/reisa-broto-asmoro-sarankan-2-hal-untuk-penyintas-covid-19-singgung-aturan-vaksinasi