Rektor UMS Minta Lulusan Miliki Soft Skill

    REPUBLIKA.CO.ID, SOLO – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sofyan Anif meminta lulusannya memenuhi tuntutan perubahan paradigma dunia kerja pasca pandemi Covid-19.

    “Pandemi akan berdampak pada pekerjaan, yang tersulit ketika pandemi usai, tuntutan paradigma akan lebih cepat, yang awalnya menjadi tidak biasa,” ujarnya usai kegiatan Wisuda UMS Periode II dan III Akademik 2020/2021. Setahun di Gedung Edutorium UMS, Kota. Solo, Jawa Tengah, Rabu (7/4).

    Sofyan berharap lulusannya mampu memperkaya kemampuannya, baik keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta literasi, sehingga lebih siap menghadapi situasi pasca pandemi Covid-19. Ia menekankan harus memiliki lulusan soft skill.

    “Ini untuk kesuksesan seseorang. Jadi bukan hanya kemampuan akademis tapi softkill juga menempati peran penting. Pandemi tidak berpengaruh asalkan memperkaya kompetensi yang lebih baik, sehingga mampu bersaing dalam persaingan yang lebih ketat, ”kata Sofyan.

    Ketua Panitia Wisuda UMS, Triyono mengatakan, jumlah peserta wisuda kali ini sebanyak 2.911 orang. Namun, mereka diperbolehkan memilih untuk menghadiri wisuda secara offline (di luar jaringan) atau secara online (online). “Dari total yang lolos, 1.701 di antaranya memilih mengikuti wisuda secara offline. Ada persyaratan yang harus diikuti, yang jelas protokol kesehatan yang ketat.”

    Triyono menuturkan, mengingat wisuda dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, prosesi kegiatannya juga tidak seperti biasanya. “Jadi mereka datang untuk upacara, mungkin sekitar 20 menit, kemudian ada prosesi wisuda. Untuk ijazah, transkrip dan lain sebagainya kami kirimkan lewat pos., Bagi yang bawa langsung ke UMS bisa dilakukan dengan sistem antrian, ”ujarnya.

    Selain itu, peserta wisuda juga diharuskan datang sendiri tanpa didampingi pendamping. “Sebelum wisuda mereka harusmengepel antigen dulu, alhamdulillah semuanya negatif. Insya Allah semuanya akan aman. Kami lakukan sesuai arahan Satgas Covid-19 di Surakarta, ”kata Triyono.


    Source