Remaja ABG yang disekap oleh pasangan suami istri di Ciputat untuk dijadikan PSK untuk menjalani visum, tubuh penuh memar

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN – Seorang remaja putri berusia 16 tahun berinisial A asal Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani visum setelah berhasil dibebaskan petugas dari kurungan oleh sepasang suami istri dan dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Gadis A menjadi korban perdagangan manusia dan disekap oleh sepasang suami istri (pasutri) berinisial FM (20) dan BS (21).

Saat ditemukan keluarga, A dalam kondisi memar di beberapa bagian.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh TribunJakarta.com, kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terungkap dari pengakuan A yang akhirnya dibebaskan dari mucikari pasangan tersebut.

Diam-diam A menghubungi adiknya menggunakan ponsel milik seorang hidung belang yang harus ia layani pada Sabtu (29/5/2021) malam.

Ia memberi petunjuk lokasi kost tempat ia berada.

Baca juga: Pasangan di Ciputat Tahan ABG di Lemari, Jadi PSK, Dijual ke Pria Nakal Lewat Media Sosial

Kakak dan ayahnya langsung pergi ke kost, di kawasan Gang Bhineka, Jalan Ir Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), malam itu juga.

Baca juga: Detik-detik PSK Tewas Usai Melayani Pelanggan di Kamar Hotel Area Menteng, Ini Pengakuan Pelaku

Ketika ayah membuka pintu, A terkunci di lemari, dan mucikari bersembunyi di balik pintu.

A hendak dibawa ke suatu tempat, masih terkait dengan perdagangan manusia.



https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/06/01/remaja-abg-yang-disekap-pasutri-di-ciputat-untuk-dijadikan-psk-jalani-visum-badan-penuh-lebam