Reskrim Sumbawa Segera Terbitkan SPDP Kasus Pengancaman Wartawan

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Usai menerima perintah Kapolda NTB, jajaran Polres Sumbawa, langsung bergerak cepat. Bagaimana tidak, baru-baru ini jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa, telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas kasus pengancaman dan kekerasan terhadap wartawan media online Bidikankamera.com – Edi Candra Gunawan, yang terjadi di Desa Usar Mapin, Kecamatan Alas Barat pada 15 Februari 2019 yang lalu.

Kapolres Sumbawa, Tunggul Sinatrio, S.IK., melalui Kasat Reskrim AKP Zaky Maghfur, S.IK, saat di hubungi media via seluler, Sabtu (29/06), membenarkan penerbitan SPDP tersebut.
Menurutnya, dari hasil gelar perkara yang dilakukan, saat ini SPDP sudah dikirim kemarin ke kejaksaan. Untuk itu, kasus pengancaman terhadap wartawan tinggal menunggu hasil dari saksi ahli organisasi wartawan. “Ini menjadi atensi kami atas perintah langsung pak Kapolda NTB, untuk di tindaklanjuti sampai tuntas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, adapun bentuk-bentuk kekerasan terhadap jurnalis yakni, kekerasan fisik meliputi penganiayaan, penyiksaan, penyekapan, penculikan dan pembunuhan. Kekerasan non fisik meliputi, ancaman verbal, merendahkan dan pelecehan. Kemudian ada perusakan alat kerja. “Jika nanti terbukti adanya dampak fisik dan psikologis terhadap korban terpenuhi, maka unsur pidana persnya akan melekat kepada pelaku,” kata Kasat Reskrim. Secara terpisah, Andy Saputra ketua Forum Komunikasi Wartawan Kemutar Telu (FKWKT) Sumbawa Barat, menyampaikan apresiasi atas atensi yang di berikan oleh pihak kepolisian Polres Sumbawa.

Kebijakan dan komitmen Kapolda NTB, bagian dari penegakkan hukum dan melindungi Jurnalis berdasarkan Undang Undang pokok Pers. “Kami apresiasi dengan kinerja aparat penegak hukum. Diharapkan kasus ini tidak terulang lagi. Perlu diingat, kerja jurnalis bagian dari menjaga demokrasi kita,” tegasnya.

Di bagian lain Kapolres Sumbawa AKBP. Tunggul Sinatrio S. IK melalui Kanit Reskrim Polsek Alas Barat. AIPTU Edy Purwanto, mengatakan kasus pengancaman wartawan oleh oknum Kadus Hijrah desa Usar Mapin, berinisial AH tetap dilanjutkan atas perintah Kapolda NTB, melalui Kapolres Sumbawa untuk dituntaskan sampai ke pengadilan.