Ridwan Kamil melarang ASN mudik saat lebaran

    Jika ada yang lolos, maka setiap daerah harus menyiapkan tempat isolasi.

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilarang mudik saat lebaran. Jika ada yang lolos, maka setiap daerah harus menyiapkan tempat isolasi.

    Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pelarangan masih akan disesuaikan dengan kondisi. Jika ada keadaan darurat, ASN tetap diperbolehkan pulang.

    Namun, kata Ridwan Kamil, pihaknya tetap mengantisipasi jika tidak terdeteksi adanya ASN atau warga kota yang mudik ke desanya. Aparat desa hingga polisi dan satpol PP diminta menyediakan ruang isolasi.

    “ASN tidak boleh pulang, kalau ada kegiatan yang memang tidak bisa dihindari pasti ada izin tertulis dari atasan,” kata Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil usai rapat koordinasi di Polda Jabar. Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (8/4).

    Emil mengatakan semua yang terdeteksi positif Covid 19 harus dikarantina. “Mereka yang pulang ke desa tanpa terdeteksi harus dikarantina selama lima hari,” katanya.

    Emil juga meminta warga menahan diri untuk tidak memanfaatkan waktu liburan untuk travelling, apalagi tanpa menerapkan aturan kesehatan. “Itu terbatas, tidak menjadi pelarian bagi orang yang mondar-mandir dalam berwisata. Kuncinya selama Covid bukan soal boleh atau tidak, tapi kapasitas terbatas,” ujarnya.




    Source