Rihanna Mengambil Tindakan di Jalan Kampanye #StopAsianHate

    Rihanna kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga keturunan Asia di AS.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Penyanyi Rihanna kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga keturunan Asia di Amerika Serikat (AS) yang menjadi korban kejahatan rasial. Pelantun “Diamond” itu bahkan turun ke jalan bersama puluhan anggota komunitas Asia-Amerika untuk menyuarakannya #StopAsianHate.

    Rihanna turun ke jalan pada hari Minggu bersama asistennya, Tina Truong. Dalam video singkatnya, Rihanna terlihat mengenakan setelan jas hitam putih yang sporty, mengenakan topi dan topeng berwarna hitam. Ia juga membawa kertas bertuliskan “Rasisme Melawan Tuhan” dan “Hentikan Kebencian Asia”.

    Melaporkan dari halaman TMZ Pada Selasa (6/4) Rihanna terlihat antusias membawa tulisan, sambil bersorak-sorai berkampanye, menari dan sesekali bernyanyi di sepanjang jalan bersama pengunjuk rasa lainnya.

    Kejahatan rasial terhadap orang-orang keturunan Asia di AS semakin tidak terkendali. Akhir pekan lalu, seorang wanita diserang dengan kejam di Central Park. Kemudian baru-baru ini, seorang pria lain didakwa dengan kejahatan rasial setelah secara brutal menyerang seorang wanita Asia berusia 65 tahun. Semua kejahatan mereka direkam dalam video.

    Sejak dimulainya pandemi virus corona, kejahatan rasial terhadap orang Asia-Amerika telah meningkat secara dramatis. Menurut kelompok advokasi Stop AAPI Hate, sudah ada 3.800 insiden yang dilaporkan sejak Maret lalu. Di New York City saja, ada peningkatan 867 persen korban kejahatan rasial Asia pada tahun 2020.

    “Penembakan yang dilaporkan terhadap seorang wanita Amerika keturunan Asia pada hari Selasa di Atlanta adalah tragedi yang mengerikan, terutama bagi keluarga para korban. Kami telah menjadi korban diskriminasi rasial tingkat tinggi,” tulis organisasi itu.




    Source