RSLI Pastikan Dua Varian Baru Penderita Covid Diobati Secara Khusus

Dua pasien Covid-19 di RSLI Surabaya diketahui terinfeksi varian B.117 dan B1351.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Tim medis Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya memastikan dua pasien yang dipastikan positif mengidap varian baru Covid-19 mendapat perawatan khusus. Kedua pasien saat ini diisolasi secara terpisah.

“Alhamdulillah saat ini ada dua hasil pemeriksaan negatif. Tapi kita masih menunggu sampai hari ke-14,” kata Penanggung Jawab RSLI Laksma dr IDG Nalendra DI, Sp.B, Sp.BTKV kepada wartawan di Surabaya, Selasa (18/5).

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengumumkan dua Tenaga Kerja Indonesia (PMI) yang baru tiba di Surabaya dipastikan positif mengidap varian berbeda Covid-19. Mereka tercatat sudah tiba di Indonesia dari Malaysia pada 5 Mei 2021, dan langsung masuk Asrama Haji Surabaya, kemudian dilakukan tes swab PCR yang keluar pada 7 Mei 2021 dengan status positif Covid-19.

Selanjutnya keduanya dikirim ke RSLI dan mulai menjalani perawatan, beberapa spesimen diambil sampelnya, kemudian ada pula yang dikirim ke Balitbangkes Jakarta untuk pengujian lebih lanjut potensi varian baru. Ternyata, kata dia, dari hasil tes pada 11 Mei 2021, salah satu pasien asal Jember mengonfirmasi Covid-19 tipe B varian. strain Inggris (Inggris), serta satu orang dari Sampang mengkonfirmasi varian dari strain Afrika Selatan B.1351.

“Karena ada varian baru yang dikonfirmasi, maka dilakukan penanganan khusus,” kata dr Nalendra.

Perbedaan pengobatan, kata dia, terletak pada isolasi yang dipisahkan secara terpisah untuk mencegah penularan yang terjadi begitu cepat. “Kira-kira 36 persen hingga 75 persen dari kecepatan penyebarannya,” ujarnya.

Menurutnya, risikonya serius dan luar biasa, sehingga hal inilah yang ditakuti. “Kalau dibandingkan dengan pasien beda beda dulu, kalau dulu kita mengumpulkan mereka dan mengajak mereka berolah raga,” kata dr Nalendra.

Selain itu, kedua pasien tersebut mengalami indikasi gejala varian baru Covid-19, seperti mengeluh nyeri otot, kelelahan, diikuti gejala lanjutan yang sama seperti virus corona sebelumnya. Sementara itu, dokter spesialis paru Dr.Nevy Shinta Damayanti mengatakan saat ini RSLI menangani 32 PMI dari total 72 PMI yang menjalani isolasi.

“Dua dari 32 orang PMI terdeteksi virus varian baru dengan gejala kelelahan, badan pegal, dan flu ringan. Artinya mutasi ini memang mirip dengan yang tidak bermutasi,” ujarnya.

sumber: Antara




Source