Sampai Hari Ke-3 Tes SKD CPNS, 14 Orang Masuk Passing Grade

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Hari pertama pelaksaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 4 orang yang masuk passing grade, di hari kedua tidak ada yang lulus, di hari ke tiga yang lulus hanya 3 orang dan hari ke empat hanya 7 orang yang masuk passing grade dari 1.275 peserta yang ikut.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sumbawa, A Rahim S.Sos yang ditemui Gaung NTB di ruangan monitoring pada Senin, (5/11) menyampaikan dalam pelaksaan tes CPNS tersebut peserta harus menjawab tiga jenis soal yang sudah ditentukan skornya dari setia soal seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebanyak 35 puluh soal dengan skor Passing Grade 75, kemudian Tes Intelejensia Umum (TIU) sebanyak 30 soal dengan Passing Grade 80 dan Tes Karateristik Pribadi (TKP) sebanyak 35 soal denggan Passing Grade 143.
Pada TWK agar peserta mendapatkan nilai 70 harus menjawab minimal 15 soal dengan benar dari 35 soal TWK karena bobot setiap soal adalah 5 untuk jawaban yang benar kemudian nol untuk jawaban yang salah dan yang tidak dijawab, begitu juga dengan TIU peserta harus menjawab minimal 20 soal dengan benar dari 30 soal TIU karena bobot soal tersebut sama, sementara untuk TKP berbeda dengan TWK dan TIU karena TKP tersedia lima alternatif jawaban dengan bobot dari satu sampai lima untuk jawabannya.
Untuk diketahui kata A Rahim, agar lulus setiap peserta harus melewati setiap Passing Grade dari setiap jenis soal yang ada jika satu satu dari jenis soal tersebut tidak termasuk Passing Grade maka peserta tersebut tidak lulus.
Diakuinya, memang pada tahap SKD CPNS Kabupaten Sumbawa kali ini ada banyak formasi yang masih kosong tetapi untuk melakukan seleksi ulang BKD Kabupaten Sumbawa tidak memiliki wewenang untuk melakukan hal tersebut karena pusatlah yang memiliki wewenang.
“Kami tidak memiliki kebijakan untuk melakukan hal itu, karena itu kebijakan pusat bahkan yang melaksanakan seleksi ini adalah Badan Kepegawaian Nasional (BKN) secara langsung dan yang boleh ada dalam ruangan itu hanya peserta dan orang BKN saja,” tandasnya.