Sat Lantas Polres Sumbawa Bentuk Kampus dan Kampung Tertib Lalu Lintas

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Sebagai sarana menanamkan edukasi dikalangan generasi muda kaum milenial, Satuan Lantas Polres Sumbawa akan membentuk kampus dan kampung tertib lalu lintas.
“Kampus yang dipilih sebagai pilot project kampus tertib lalu lintas adalah Universitas Samawa (UNSA)” kata Kasat Lantas AKP Bowo Tri Handoko SE SIK kepada Gaung NTB Kamis (10/1).
Kenapa unsa yang dipilih? Kasat Lantas mengungkapkan bahwa kampus biru itu pernah diberikan kuliah umum oleh Kapolri, Panglima TNI dan wakil presiden.
Selain itu, UNSA terletak ditengah kota sehingga strategis dan muda dijangkau. “Sebagai pilot project satu dulu kampusnya, nanti akan dilanjutkan ke kampus-kampus yang lain di Sumbawa” katanya.
Sasaran untuk program ini warga kampus yang ada di situ, terutama mahasiswa. Sebagai kampus tertib lalu lintas, akan ada penambahan sarana dan infrastruktur, penambahan marga jalan, rambu lalu lintas, perpustakaan lalu lintas nanti akan di berikan sumbangan buku lalu lintas, seperti contohnya buku tentang tata cara pembuatan SIM dan buku lainnya yang berhubungan dengan lalu lintas. “Jadi akan ada perpustakaan lalu lintas di UNSA” ujar Kasat.
Sementara itu, untuk kampung tertib lalu lintas hampir sama programnya, hanya berbeda disasaran saja. Kampung tertib lalu lintas itu bagi warga di perumahan atau pemukiman.
Kasat mengakui bahwa sosialisasi tidak bisa dilakukan pada masyarakat dengan skup besar sehingga diambil skup yang lebih lebih kecil.
Diharapkan nanti dikampung akan ada masyarakat menegur masyarakat, masyarakat sebagai polisi bagi masyarakat apabila ada masyarakat yang melanggar tata tertib lalu lintas.
“Ada pos kamling lalu lintas, ketika ada pelangggaran masyarakat menghentikan dan menyetop apabila ada masyarakat yang melanggar seperti tidak memakai helm, ngebut di jalan, menggunakan hp saat berkendara” karena kecelakaan itu bermula dari pelanggaran.
Kedepannya diharapkan ketika masyarakat mengemudi dijalan raya akan tertib, karena dikampungnya sudah tertib.
Untuk lokasi kampungnya rencananya akan dilombakan, yang sudah mendaftar ada Desa Jorok dan Desa Nijang ada dua RT di sana, sementara yang lain belum mendaftar. “Kampung tertib lalu lintas akan kita adakan terlebih dahulu baru nanti maret kampusnya akan dilaunching” pungkasnya.