Satgas Covid Banyuwangi Bentuk 4 Titik Isolasi Mudik

Di pos isolasi mudik petugas memeriksa warga yang sedang melakukan perjalanan

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI – Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi membentuk empat posko isolasi dalam rangka pelaksanaan kebijakan pelarangan mudik Lebaran 1442 Hijriah. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin saat memeriksa posko isolasi di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Senin.

Ia mengatakan, empat pos isolasi tersebut berada di wilayah utara di Kabupaten Wongsorejo (perbatasan Banyuwangi-Situbondo), wilayah selatan di Kabupaten Kalibaru (perbatasan Banyuwangi-Jember), Pelabuhan Ketapang (perlintasan Ketapang-Gilimanuk) dan di Kabupaten Licin (Banyuwangi-Bondowoso). berbatasan). .

“Hari ini kami melakukan kegiatan di posko pemblokiran di Wongsorejo yang merupakan jalur masuk kendaraan dari Situbondo menuju Banyuwangi,” ujarnya.

Menurut Arman, pemeriksaan setiap kendaraan pribadi dan angkutan umum di posko pemblokiran sebelum diberlakukannya larangan mudik juga dilakukan sebagai upaya sosialisasi larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

“Kegiatan ini juga untuk sosialisasi larangan mudik. Harapan kami agar masyarakat paham bahwa mulai 6-17 Mei tidak akan ada kegiatan mudik,” ujarnya.

Arman mengatakan, petugas gabungan akan memeriksa warga yang bepergian. “Logistik dan angkutan ambulans tetap diperbolehkan. Kegiatan atau langkah awal pengecekan di sekat ini agar masyarakat tidak pulang dan tinggal di rumah,” ujarnya.

Sejak Minggu (2/5), Polres Banyuwangi mulai melakukan pemeriksaan kendaraan pribadi dan angkutan umum di pos pemblokiran Pelabuhan Ketapang yang merupakan pintu masuk warga dari Pulau Bali. Setiap penumpang kendaraan pribadi dan angkutan umum diminta menunjukkan sertifikat quick test atau GeNose dengan hasil negatif Covid-19.

Terhitung mulai 6-17 Mei 2021, petugas akan menindak tegas warga yang memaksakan mudik. Warga yang akan pulang akan diminta memutar balik, atau tidak dapat melanjutkan perjalanan.




Source