Satgas Pamtas Amankan 6 Tersangka Anggota TPNPB-OPM

Keenam orang tersebut baru saja selesai menghadiri upacara pada 1 Juli 2021 di PNG.

REPUBLIKA.CO.ID, PAPUA — Satgas Pamtas Indonesia-PNG Yonif 131/BRS menangkap enam tersangka anggota TPNPB-OPM dan seorang warga Abepura saat melakukan penyisiran di Posko Skofro Lama, Kecamatan Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua. Dari tangan keenam tersangka anggota TPNPB-OPM ditemukan tanda pengenal TPNPB-OPM.

“Dia ditahan saat Posko Old Skofro sedang melakukan kegiatan penyisiran,” kata Wakil Kepala Satgas RI-PNG Batalyon 131/BRS, Mayor Inf Ahmad Muzani, dalam keterangan pers yang dikeluarkan. Republik terima kasih, Jumat (30/7).

Ahmad menjelaskan, pada Senin (26/7) sekitar pukul 12.30 WIB, di depan Pos Old Skofro, kendaraan roda empat Avanza hitam bernomor polisi PA 1934 AP melintas. Kendaraan itu membawa tujuh penumpang. Setelah diperiksa, diketahui enam orang di antaranya diduga anggota TPNPB-OPM.

“Karena ditemukannya kartu tanda penduduk TPNPB-OPM, dokumen tertulis tentang kegiatan yang dilakukan dan dokumen dari pertemuan pada 1 Juli di Markas Besar Victoria New Guinea serta satu selongsong amunisi,” katanya.

Menurut Ahmad, kejadian seperti ini merupakan yang kesekian kalinya terjadi. Dikatakannya, Satgas Pamtas Indonesia-PNG Yonif 131/BRS akan terus berupaya mencegah terjadinya pelanggaran lintas batas, keluar masuknya barang ilegal serta mempersempit ruang gerak anggota TPNPB-OPM.

“Dengan melakukan penyisiran rutin di setiap posko yang menjadi perlintasan di Kabupaten Keerom dan Jayapura,” kata Ahmad.

Selain itu, Danpos Skofro Lama mengatakan, dari tujuh warga tersebut, enam di antaranya diduga kuat sebagai anggota TPNPB-OPM. Setelah diinterogasi lebih lanjut oleh Satgas Intelijen TNI memperoleh informasi, keenam orang tersebut baru saja selesai menghadiri upacara pada 1 Juli 2021 di Markas Victoria, Distrik Bewani, Papua Nugini.

“Setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Satgas Intelijen TNI, saat ini keenam penumpang dan barang bukti telah diserahkan ke Polres Keerom untuk diproses lebih lanjut,” kata Danpos.



https://www.republika.co.id/berita/qx1sp4396/satgas-pamtas-amankan-6-orang-terduga-anggota-tpnpbopm