Satu Lagi Terdakwa Tipilu Lunyuk Dimejahijaukan

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Satu lagi tersangka (terdakwa) Tindak Pidana Pemilu (Tipilu) yang terjadi di Kecamatan Lunyuk Sumbawa yang melibatkan lelaki Bhd alias Han (33) petani pekebun asal Dusun Karya Makmur Desa Padasuka Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa, Rabu (03/07) diajukan kemeja hijau Pengadilan Negeri Sumbawa Besar dibawah kendali Majelis Hakim diketuai Dwiyantoro SH dengan hakim anggota Lucki Eko Adrianto SH MH dan I Gusti Lanang Indra Pandhita SH MH didampingi Panitera Pengganti M Deni Supriyono SH, guna mendengarkan dakwaan pidana yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumbawa Agus Widiyono SH MH.

Dalam dakwaannya, jaksa Agus Widiyono SH MH mengungkapkan kasus Tipilu Lunyuk yang melibatkan terdakwa berinitial lelaki Bhd alias Han (33) petani pekebun asal Dusun Karya Makmur Desa Padasuka Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa ini dijerat dengan sejumlah pasal pidana Tipilu berlapis yakni melanggar Pasal 523 ayat (2) jo Pasal 492 UU Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dengan ancaman pidana 1 – 4 tahun penjara disertai denda Rp 12 Juta hingga Rp 48 Juta.

Kronologis kejadiannya sendiri jelas Jaksa Agus Widiyono, terjadi pada hari Jum’at 26 April 2019 lalu sekitar 12.00 Wita, dengan cara tersangka Bhd membagikan uang kepada saksi Putra Hapendrin, dan jam 18.30 Wita telah membagikan uang kepada saki Latifah dan saksi Sulung Setiawan dan saat hari pemungutan suara ulang Sabtu 27 April 2019, tersangka juga telah memberikan uang masing-masing sebesar Rp 250.000 beserta stiker Caleg anggota DPRD Sumbawa dari partai PDIP Dapil 2 Nomor Urut 5 atas nama Abdullah dan tersangka juga menyampaikan agar memelih caleg dimaksud pada saat pemilihan ulang di TPS 6 Dusun Rukun Karya Desa Padasuka Kecamatan Lunyuk Sumbawa, sehingga atas perbuatannya itu tersangka dilaporkan dan diproses sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku oleh Bawaslu bersama penyidik Kepolisian.

Untuk membuktikan sejumlah unsur pidana Tipilu yang didakwakan kata Jaksa Agus Widiyono seusai sidang kemarin kepada Gaung NTB, maka pihaknya akan mengajukan sejumlah saksi terkait, termasuk kesaksian dari Bawaslu maupun saksi ahli dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) seta sejumlah barang bukti, sehingga pihaknya sangat optimis akan membuktikan perbuatan Tipilu yang dilakukan oleh terdakwa, ujarnya singkat.