Satu orang tewas dalam longsor di Bandung

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Seorang warga, Eroh (50) meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran tebing di Desa Acuh, Desa Neglasari, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Minggu (11/3) pukul 14.00 WIB. Saat kejadian, korban berada di persawahan dekat tebing longsor.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan, korban tertimbun material longsoran batuan. Korban ditemukan tewas oleh petugas. “Korban sudah berhasil dievakuasi,” ujarnya, Senin (12/4). Ia mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab longsor tersebut dan belum bisa dipastikan.

    Akhmad mengatakan, longsor diduga terjadi akibat hujan dan kondisi tanah yang tidak stabil. Hujan deras dan angin kencang pada Minggu (11/4) juga merusak sejumlah fasilitas umum di kawasan Rancaekek dan Banjaran.

    Untung tidak ada korban. Selain itu, sejumlah pohon tumbang terjadi di kota Bandung yang menyebabkan mobil milik warga tertindih. Sedangkan di Kabupaten Bandung Barat banyak fasilitas umum yang rusak.

    Berdasarkan data UPT Reboisasi dan Pemeliharaan Pohon Dinas Perumahan dan Permukiman Tanah dan Lahan Kota Bandung, pohon dan ranting tumbang terjadi di dua titik di Jalan Terusan Buah Batu, Jalan Gamelan. Jalan Stasiun Tua dan Jalan Pasanggrahan.

    Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung Roslina mengatakan, petugas menangani cabang pohon Kihuhan yang patah dengan diameter 20 cm dan panjang 10 meter di Jalan Buah Batu. Selain itu, ada pohon mahoni yang tumbang dengan diameter 20 cm dan panjang 8 meter di Jalan Buah Batu.

    Ia melanjutkan, pohon yang tumbang di Jalan Gamelan Nomor 27 itu ditangani petugas pemadam kebakaran. Sedangkan pohon Ganitri di Jalan Stasiun Lama roboh dengan diameter 50 cm dan panjang 12 meter. Posisi pohon itu di jalan dan menabrak kendaraan yang terburu-buru, ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (11/4).


    Source