Seberapa Pentingkah Perjanjian Pemisahan Aset Perkawinan bagi Pasangan Suami Istri? Ini Kata Ahli Hukum

    TRIBUNNEWS.COM – Kepemilikan harta perkawinan adalah hasil hubungan hukum antara suami dan istri.

    Di Indonesia sendiri, aturan pemisahan harta kekayaan perkawinan diperbolehkan bagi pasangan suami istri.

    Nanti pemisahan harta perkawinan akan dituangkan dalam kesepakatan.

    Sayangnya, kesepakatan pemisahan aset tersebut masih dianggap tabu oleh sebagian orang.

    Pasalnya, hal tersebut dinilai memberikan kesan tidak mempercayai masing-masing pasangan.

    Baca juga: Soal Perombakan Kabinet, Pengamat: Presiden Jokowi Harus Punya Alat Ukur Yang Jelas, Bukan Cuma Populis

    Baca juga: Hukum Suntik Vaksin Covid-19 di Hari Ramadhan, MUI: Jangan Batalkan Puasa

    Lantas, seberapa penting kesepakatan pemisahan properti bagi pasangan suami istri?

    Pakar hukum Arjana Bagaskara Solichin menilai kesepakatan pemisahan harta sangat penting bagi pasangan suami istri.

    Menurutnya, kesepakatan tersebut akan mencegah risiko pernikahan yang tidak diinginkan, seperti masalah perselingkuhan.

    Arjana mencontohkan, kesepakatan pembagian harta bisa melindungi istri secara finansial, jika suaminya melakukan apapun yang diinginkannya.

    ilustrasi perceraian 22 (bersih)

    Baca juga: Zakat Fitrah: Daftar orang yang wajib membayar zakat dan hukumnya dalam Islam

    Baca juga: Setelah ditahan, pria yang dipaksa menikahi wanita berusia 30 tahun di taman itu dihukum cambuk 36 kali.

    Prinsip perjanjiannya adalah menghitung perhitungan resiko. Resiko nikah apa yang terbesar? Perselingkuhan? Tiba-tiba suami nikahi istri kedua (Perempuan lain, merah). Ini risiko yang harus dihadapi istri pertama. “




    Source