Seharian Kemarin Merapi Batuk Lagi, Luncurkan 15 Kali Air Terjun Lahar Pijar

    TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN – Aktivitas Gunung Merapi kembali menunjukkan tren aktif dengan mengeluarkan 15 kali lava pijar ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter, Senin (26/7/2021).

    Kemarin, lava pijar Merapi terpantau terpantau pada pukul 00:00-06:00 WIB.

    Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida menjelaskan, secara meteorologis cuaca cerah.

    Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 11-18 °C, kelembaban 26-53%, dan tekanan udara 627-687 mmHg.

    Secara visual, gunung itu jelas. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100 m di atas puncak kawah. Gempa longsor terjadi sebanyak 33 kali, dengan amplitudo 4-39 mm, durasi 24-150 detik.

    Guncangan gempa tersebut sebanyak enam kali, dengan amplitudo 3-13 mm, durasi 11,3-15,15 detik. Gempa hybrid/multifase sebanyak 53 kali, amplitudo 3-18 mm, SP 0,3-0,6 detik, durasi 5,4-7,4 detik.

    Baca juga: Gunung Merapi Mengalami Air Terjun Lava Pijar Dua Kali Hari Ini

    Gunung api dangkal terjadi 26 kali dengan amplitudo 30-75 mm dan durasi 8,2-21,5 detik.

    “Potensi bahaya saat ini berupa longsoran lava dan awan panas di sektor tenggara-barat daya,” kata Hanik dalam keterangan tertulis, Senin (26/7/2021).

    Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 1,1 km: Masyarakat Diimbau Tidak Beraktivitas di Kawasan Berbahaya

    Cakupan potensial maksimum 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

    Sementara itu, lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif bisa mencapai radius 3 km dari puncak.

    Baca juga: Air Terjun Lava Pijar Meluncur Hingga 1,5 Km dari Puncak Gunung Merapi Pagi Ini



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/27/seharian-kemarin-merapi-kembali-batuk-luncurkan-15-kali-guguran-lava-pijar