Sejarah Singkat Pondok Pesantren Al Ghazaly, Pusat Penyebaran Islam di Desa Paris, Bogor

    Laporan Jurnalis TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

    TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Kota Bogor memiliki pesantren dengan nilai sejarah penyebaran Islam di Bogor.

    Pondok Pesantren tersebut adalah Pondok Pesantren Al-Ghazaly yang terletak di Kampung Kota Paris, Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

    Pengurus Pesantren Al-Ghazaly Turmudi mengatakan bahwa pesantren tersebut didirikan pada tahun 1970.

    Saat itu pesantren merupakan majlis taklim atau tempat pengajian.

    “Didirikan oleh Kiai Haji Mama Abdullah Bin Nuh atau yang akrab disapa Mama Abdullah Bin Nuh,” ujarnya.

    Pondok Pesantren Al-Ghazaly Turmudi di Kampung Kota Paris, Jalan Merdeka, Kabupaten Bogor Tengah, Kota Bogor.

    Awalnya kata Turmudi, Mama Abdullah Bin Nuh diundang untuk menghadiri pengajian dan menjadi pembicara dalam pengajian.

    Baca juga: Penumpang KRL komuter boleh berbuka puasa di kabin kereta saat adzan tiba selama Ramadan

    Saat itu Mama Abdullah Bin Nuh menjelaskan tentang kitab yang ditulis oleh Imam Ghazaly. Ada perdebatan dan penolakan. Meski begitu, Mama Abdullah Bin Nuh tetap terbuka untuk melakukan studi.

    Baca juga: Bacaan Niat Puasa dan Doa Buka Puasa, Beserta Jadwal Ramadhan Imsakiyah Wilayah 2 Bengkulu 1442 H

    Saat itu para intelektual di Kota Paris membaca dan mempelajarinya secara menyeluruh. “Setelah dipelajari, mereka kagum, baru kemudian didirikan pesantren ini,” ucapnya.

    Bahkan pedantren yang semula bernama Alhuda Watuqo diubah menjadi Pondok Pesantren Al Ghazaly.

    Awalnya pesantren ini menjadi tempat persinggahan para intelektual atau akademisi untuk menimba ilmu. Ada sekitar 600 siswa yang tinggal di sini

    “Awalnya ada 600 orang, dari situ jadi sekolah, siswa yang jauh tinggal di sini yang dekat bisa bolak-balik,” ujarnya.

    Selain pesantren disini, juga terdapat berbagai fasilitas pendidikan dari semua tingkatan.




    Source