Sekda DKI Belum Terima Usulan PAW, Viani Limardi

    Menteri Dalam Negeri akan mengeluarkan surat keputusan tentang pengganti Viani.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pj Sekretaris DPRD DKI Jakarta Agustinus mengaku belum menerima surat usulan penggantian sementara (PAW) atau pemberhentian kader PSI, Viani Limardi. Menurutnya, sebelum surat diserahkan kepada ketua dewan, sesuai prosedur harus diserahkan ke sekretariat terlebih dahulu.

    “Tapi belum ada suratnya, jadi kalau suratnya masuk, kirim ke ketua, ketua akan menyurati KPUD,” kata Agustinus, di Jakarta, Rabu (29/9).

    Dari situ, kata dia, Fraksi PSI akan meminta suara terbanyak berikutnya untuk menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dan menggantikan Viani.

    Ia melanjutkan, setelah KPUD membalas surat tersebut, ketua dewan akan menyurati Gubernur DKI untuk menggantikan anggota dewan yang bersangkutan.

    “Kemudian gubernur akan menyurati menteri dalam negeri untuk mengeluarkan surat keputusan penggantian anggota dewan,” katanya.

    Pada akhirnya, kata dia, dari SK Mendagri akan dipastikan siapa penggantinya. Namun, selama belum ada SK dari Mendagri, status Viani disebut-sebut masih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta.

    Disinggung soal status pemecatannya dari partai pada 25 September lalu, dia mengatakan hal itu tidak mempengaruhi status Viani yang merupakan anggota legislatif dari Fraksi PSI. Termasuk, keanggotaannya sebagai dewan di DPRD DKI.

    “Masih berdua. Karena akhir“Itu SK Mendagri, sebelum SK Mendagri keluar statusnya masih dari Fraksi PSI dan anggota dewan,” ujarnya. Ia pun otomatis menyebut Viani sebagai anggota dewan yang masih bisa bekerja.

    Secara terpisah, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Isyana Bagoes Oka, menegaskan keputusan memberhentikan Viani Limardi dari keanggotaan partai untuk selamanya merupakan keputusan yang harus diambil. Menurutnya, langkah ini harus diambil untuk menegakkan kebijakan partai.

    Menurutnya, terkait status keanggotaan Viani di DPRD DKI, pihaknya akan menerapkannya sesuai prosedur yang berlaku. Isyana mengatakan, PSI akan segera menyurati pimpinan DPRD DKI Jakarta terkait hal ini.

    Karena itu, tindakan Viani, kata Isyana, tidak lagi terkait dengan PSI. Di sisi lain, Isyana mengklaim PSI akan terus memastikan nilai PSI dapat dipertahankan.



    https://www.republika.co.id/berita/r06n5x330/sekwan-dprd-dki-belum-terima-usulan-paw-viani-limardi