Sekda Sumbawa Bisa Dijabat “Orang” Luar

    Sumbawa Besar, Gaung NTB
    Sejak ditinggal pensiun Drs. H. Rasyidi Mukhtar, jabatan Sekda Sumbawa, lowong. Untuk mengisi kekosongan sementara, Bupati Sumbawa, menunjuk Dr. HM. Ikhsan M.Pd sebagai Penjabat Sekda. Untuk jabatan Sekda definitif, saat ini masih berproses. Panitia Seleksi (Pansel) sudah dibentuk. Selain itu Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk Sekda sudah mulai dibuka, sejak 24 Juni lalu.

    Seleksi ini memberi peluang kepada siapa saja di wilayah Provinsi NTB, yang memenuhi syarat. Artinya, pejabat diberbagai kota/kabupaten di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa termasuk pejabat Provinsi, berpeluang menjabat Sekda Sumbawa.
    Selain jabatan Sekda Sumbawa, dua jabatan lain yang lowong adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Sumbawa dan Dinas Pol PP Sumbawa.

    Penjabat Sekda Sumbawa, Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd menyebutkan ada lima orang yang tergabung dalam Tim Pansel. Adalah Dr. Andy Tirta (Rektor UTS), Dr. Syafruddin (Rektor UNSA), Dr. Iwan Jazadi (Rektor Universitas Paracendekia), Dr. H. Umar Hasany (Direktur AKPER) dan Faturrahman (Kepala Badan SDM Provinsi NTB).

    Seleksi ini dilakukan secara terbuka dan bisa diikuti ASN dari luar daerah Sumbawa dan masih berada di dalam wilayah Provinsi NTB. Syaratnya maksimal berusia 56 tahun (hingga 31 Agustus), pangkat eselon IIb selama dua tahun, dan pernah menjabat sebagai pimpinan minimal di dua OPD, serta telah mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat II (PIM II).
    Ada beberapa tahapan yang diikuti dalam seleksi ini, mulai dari seleksi administrasi, assesment kompetensi, presentasi makalah, dan wawancara. Intinya paling lambat jabatan Sekda definitive ini sudah terisi 31 Agustus 2019 mendatang.