Selama PPKM Level 4, Dirlantas Polda Metro Jaya Tercatat 2 Juta Orang Terkena STRP

    Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan evaluasi menjelang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Tingkat 4 mulai 4-9 Agustus 2021.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Sr. Comr. Sambodo Purnomo Yogo memastikan untuk terus membatasi mobilitas selama PPKM di seluruh wilayah Jakarta. Dalam evaluasinya, selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4 yang berlangsung sejak 2 Juli 2021, sebagian besar masyarakat sudah memahami sejumlah aturan saat melintas.

    Alhasil, kata Sambodo, banyak warga yang memiliki Surat Tanda Daftar Tenaga Kerja (STRP). STRP sendiri merupakan salah satu kelengkapan bagi pengendara untuk bisa melewati pos blokir PPKM.

    “Data menunjukkan hampir 2 juta orang memegang STR di wilayah DKI Jakarta,” kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/8/2021).

    Baca juga: PPKM Diperpanjang: Buruh Bajaj di Kampung Melayu Rasakan Dampaknya

    Sambodo menambahkan, pemeriksaan STRP dilanjutkan selama perpanjangan PPKM Level 4. Ini menjadi syarat utama, terutama bagi pekerja untuk bisa melintasi 100 titik isolasi yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). STRP hanya dapat dimiliki oleh pekerja sektor esensial dan kritis.

    Sambodo memastikan Polda Metro Jaya tetap melakukan pemeriksaan STRP di beberapa titik sekat Jabodetabek. Ia juga menegaskan, saat ini ada 100 titik blokir yang masih dalam pengawasan petugas.

    “Pemeriksaan STRP terus berlanjut. Jadi, timbul pertanyaan kenapa jalanan sepi pengawasan seolah-olah tidak diperiksa? Kami bilang masih diselidiki saat PPKM Level 4,” kata Sambodo.

    Hingga saat ini, terdapat 100 titik pemblokiran di Jakarta yang berlaku mulai pukul 06.00-22.00. Pemisahan ini bertujuan untuk mengurangi mobilitas warga dan menekan angka penularan Covid-19.

    Lokasi 100 titik isolasi terbagi menjadi 19 titik di dalam kota, 15 titik di jalan raya, 10 titik di batas kota. Akan ada posko di buffer zone sebanyak 29 titik, dan ruas jalan Sudirman-Thamrin sebanyak 27 titik.

    Upaya Dirlantas Polda Metro Jaya mengurai kemacetan lalu lintas akibat penyumbatan dengan memberlakukan pembagian waktu pelaksanaan sebagai berikut:

    Baca juga: Nilai Wajar Anggota DPR PPKM Diperpanjang Karena Penularan Covid-19 Masih Mengancam

    – 06.00-10.00 adalah untuk orang-orang yang bekerja di luar sektor esensial dan kritis. Pekerja yang masuk ke dalam sektor esensial-kritis akan diizinkan melewati titik potong dengan menunjukkan STRP.

    – 10.00-22.00 hanya untuk tenaga kesehatan, perawat, TNI-Polri, dan kendaraan darurat. Akan ada jalur khusus untuk keadaan darurat seperti ambulans dan petugas kesehatan.

    Saat itu, pekerja sektor esensial-kritis tidak lagi mampu melewati blok point PPKM. Polisi akan membuka sekat di titik 100 setelah pukul 22.00-06.00.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/08/03/selama-ppkm-level-4-dirlantas-polda-metro-jaya-mencatat-sebanyak-2-juta-masyarakat-miliki-strp