Selamat Jalan, Hubert Henry Limahelu

    Jakarta

    Hari ini dunia musik kembali kehilangan salah satu sosoknya. Hubert Henry Limahelu yang dikenal sebagai vokalis dan pemain bas dari Boomerang meninggal dunia pada Sabtu (24/4/2021) di RS Husada Utama, Surabaya, Jawa Timur pada pukul 08.15 di usia 53 tahun.

    Berita duka itu dibagikan oleh Boomerang melalui akun Instagram mereka, @boomerang_official. Di akun tersebut, diunggah sebuah foto bertuliskan, “Selamat jalan Hubert Henry Limahelu.”

    “Rest in peace. Selamat jalan Hubert Henry Limahelu. Semua kisah dan karyamu akan selalu menjadi warna untuk kami semua. Semoga kembali dalam lindungan Tuhan di surga. Doa kami-kami akan selalu menyertaimu,” tulis Boomerang di kolom keterangan unggahan tersebut.

    Produser Boomerang, Puji Adi Andaya atau Puput dari RMV Records pun membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Hubert Henry Limahelu sempat membaik. Namun, kemudian pagi hari ini, kondisinya menurun hingga menghembuskan napas terakhir.

    “Jadi dua hari kondisi sudah membaik, sudah bisa terima cairan dari mulut, sudah bisa keluar air mata, sudah ada gerakan. Tapi kata rumah sakit pagi tadi ada collapse lalu meninggal,” ujar Puput pada detikcom melalui sambungan telepon, Sabtu (24/4).

    Pemakaman Kembang Kuning, Surabaya akan menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi sang musisi. Dia akan dimakamkan pada Senin pagi, 26 April 2021. Upacara doa pemberangkatan akan dimulai pukul 10.00 WIB.

    “Dimakamkan hari senin pagi di Pemakaman Kembang Kuning,” tulis Puput dalam pesan singkat yang dikirimkan untuk detikcom.

    Hubert Henry Limahelu memang telah sejak pekan lalu, tepatnya 14 April 2021, dirawat di Rumah Sakit Husada Utama, Surabaya, Jawa Timur karena pecah pembuluh saraf otak. Sebelum meninggal, dia sempat menjalani operasi.

    Menurut Puput, pada saat itu, Hubert Henry dilarikan ke rumah sakit setelah tidak sadarkan diri sejak Rabu, 14 April 2021 di pagi hari. Saat tidak sadarkan diri, Hubert Henry tengah berada di kediaman temannya bersama istri dan teman-temannya.

    Ia pun langsung dibawakan ke Unit Gawat Darurat (UGD). Setelah menjalani pemeriksaan, diputuskan Hubert Henry harus menjalani tindakan operasi.

    “Lagi sama teman-temannya, lagi sama istrinya, ngobrol-ngobrol saja di rumah temannya. Pukul tiga pagi, tiba-tiba dia pingsan, jatuh ke istrinya. Dilakukan pertolongan pertama tidak ada respons akhirnya dibawa ke UGD,” jelas Puput.

    “Dari UGD diputuskan untuk CT Scan, baru diketahui ada cairan di otaknya, harus segera di operasi. Operasinya sekitar dua jam,” sambung Puput.

    Semasa hidupnya, bersama dengan Paul Ivan, Roy Jeconiah dan Farid Martin, Hubert Henry dikenal sebagai pendiri dari band cadas Boomerang.

    Selama berkarya bersama Boomerang, Hubert Henry menghasilkan sejumlah album bersama rekan-rekannya dalam grup tersebut, diawali debut album mereka, yakni Boomerang yang rilis pada 1994.

    Hingga tutup usia, Hubert Henry masih aktif bermusik dalam band yang membesarkan namanya itu.

    Selamat jalan sang musisi, karyamu akan selalu dikenang.

    Simak Video “Hubert Henry ‘Boomerang’ Tutup Usia
    [Gambas:Video 20detik]
    (srs/doc)


    Source