Selidiki Dugaan Pelecehan Pegawai KPI, Komnas HAM Kumpulkan Informasi dari Delapan Staf KPI

    TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG – Kasus dugaan pelecehan terhadap sesama pegawai KPI Pusat saat ini masih dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Pusat.

    Selain itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga telah mengumpulkan beberapa pihak termasuk tersangka korban MS dan beberapa staf KPI.

    Hingga saat ini, Komnas HAM telah meminta keterangan dari 8 Staf Penyiaran Indonesia (KPI) terkait kasus bullying dan pelecehan seksual yang dialami pegawai berinisial MS.

    Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, proses pengumpulan informasi masih berlangsung.

    Informasi ini didapat dari pejabat struktural KPI untuk mengetahui kasus dugaan penyalahgunaan yang bisa terjadi.

    “Sejauh ini kami sudah meminta keterangan dari KPI sebanyak 8 orang. Sebagian staf berasal dari pejabat struktural di KPI,” kata Beka kepada Tribunnews.com, Jumat (24/9/2021).

    Beka menjelaskan, dari 8 orang tersebut ada satu wakil ketua dan satu kepala sekretariat di KPI yang sudah memberikan keterangan terkait kasus MS.

    Sedangkan 6 pegawai lainnya yang diperiksa Komnas HAM adalah pegawai di KPI.

    Baca juga: Hari Ini Korban Pelecehan Seksual di KPI Ikuti Tes Psikologi

    “Ada pegawai yang posisinya bersentuhan langsung dengan tersangka korban. Kami masih mendalami struktur kerja di KPI, kondisi lingkungan kerja, relasi antar karyawan dan juga respon terhadap event,” jelas Beka.

    Pada Rabu (22/9/2021), Komnas HAM memanggil 3 staf KPI yang merupakan sahabat MS.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/09/24/usut-dugaan-pelecehan-pegawai-kpi-komnas-ham-kumpulkan-keterangan-delapan-staf-kpi