Sembilan Jamaah Haji Ilegal Ditangkap

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Otoritas Arab Saudi kembali menahan sembilan jemaah haji ilegal. Mereka ditangkap karena melanggar peraturan dan instruksi haji ketika mereka mencoba memasuki area terlarang tanpa izin yang sah.

Dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh SPA, juru bicara resmi Komando Pasukan Keamanan Haji Brigadir Sami Al-Shuwairekh menyatakan bahwa sembilan orang ditangkap karena melanggar peraturan dan instruksi haji dan masing-masing didenda 10.000 riyal.

Al-Shuwairekh meminta semua warga dan penduduk untuk mematuhi peraturan haji tahun ini. Ia juga menegaskan, aparat keamanan akan menindak mereka yang mencoba memasuki Masjidil Haram dan tempat-tempat suci seperti Mina, Muzdalifah, Arafah tanpa izin yang sah hingga akhir 13 Dzulhijjah (23 Juli).

Sebelumnya, Komandan Pasukan Keamanan Haji Mayor Jenderal Zayed bin Abdulrahman Al-Tuwayan mengatakan, untuk keselamatan dan keamanan jemaah haji, semua pintu masuk ke Makkah telah dipantau oleh petugas keamanan dan kamera CCTV. Hal ini dilakukan untuk mencegah peziarah ilegal memasuki area tempat-tempat suci.

“Tempat-tempat suci diawasi penuh oleh pasukan mujahidin dan juga dilengkapi dengan kamera pengintai,” kata Al-Tuwayan.

60 ribu jemaah haji tiba di Makkah pada Sabtu (17/7) dan langsung melakukan Tawaf kedatangan. Mereka melakukan tawaf secara berkelompok dan bergantian. Setelah setiap kelompok pergi, akan dilakukan proses sterilisasi untuk memastikan keamanan yang maksimal.

Setelah tawaf, bus akan menjemput mereka dan membawa mereka ke hotel-hotel di sekitar Makkah yang merupakan tempat tinggal sementara bagi para peziarah.



https://www.ihram.co.id/berita/qwfe6w335/sembilan-jamaah-haji-ilegal-ditangkap