Seminggu sebelum ditutup, penyeberangan Merak diperketat

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Fandi Permana

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – ASDP Merak melakukan pengetatan sepekan sebelum penutupan penyeberangan penyeberangan dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni Lampung.

    Sebagai sarana penyeberangan bagi pemudik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera, Pelabuhan Merak mewajibkan penyeberang untuk melengkapi persyaratan berupa dokumen yang harus dibawa sebelum penyeberangan ke Pelabuhan Bakauheni.

    General Manager Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Merak Hasan Lessy mengatakan, pihaknya tetap membuka penyeberangan bagi masyarakat yang hendak menuju Pulau Sumatera, baik pejalan kaki, pengendara motor, maupun kendaraan roda empat. Namun, ASDP Merak juga memberlakukan pengetatan sesuai dengan Addendum SE Satgas Covid 19 Nomor 13 Tahun 2021.

    “Pengoperasian Pelabuhan Merak saat ini masih dibuka dengan pengetatan perjalanan setelah diterbitkannya SE Addendum Satgas Covid 19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pelarangan Pra Mudik dari 22 April hingga 5 Mei 2021, dan Mei. 18 hingga 24 Mei 2021 setelah mudik, “kata Lessy, Rabu (28/4/2021).

    Baca juga: Pelabuhan Feri ASDP Terus Beroperasi untuk Transportasi Logistik Selama Periode Larang Mudik

    Penyeberangan reguler dan eksekutif tetap dapat digunakan oleh masyarakat yang ingin pulang sebelum 6 April hingga 17 Mei 2021.

    “Penyeberangan reguler tetap dilakukan, penyeberangan dilakukan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13/2021 tentang Pengendalian Transportasi Saat Mudik Lebaran dan Adendum Satgas Covid-19,” ujarnya.

    Baca juga: Hingga akhir April lalu, layanan penyeberangan Merak – Bakauheni masih beroperasi normal

    Lessy menambahkan, pemudik masih bisa menggunakan jasa penyeberangan di Pelabuhan Merak hingga 5 Mei 2021. Namun, calon penumpang diharuskan melengkapi persyaratan hasil tes atau bukti negatif pemudik pembawa Covid-19 saat hendak menyeberang melalui Pelabuhan Merak.

    “Pengguna jasa diwajibkan untuk menunjukkan surat negatif Covid-19 melalui Rapid PCR atau tes Antigen. Sedangkan batas waktu maksimal surat adalah satu hari perjalanan hari itu atau 24 jam. Hasil tes hanya bisa digunakan. sekali saat pemberangkatan, ”jelasnya. .

    Sebagai tindak lanjut, ASDP Merak juga mempersiapkan segala kebutuhan untuk pelaksanaan protokol kesehatan baik di pelabuhan maupun di kapal saat penyeberangan.




    Source