Serda A dan Prada V Ditetapkan sebagai Tersangka Tindak Kekerasan di Merauke

    Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – TNI AU (Angkatan Udara) menetapkan Serda A dan Prada V sebagai tersangka kasus kekerasan terhadap warga di Merauke.

    Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan tindakan berlebihan saat mengamankan seorang warga yang terlibat adu mulut dengan penjual bubur ayam di Jalan Raya Mandala-Muli, Merauke, Senin (26/7/2021).

    Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, proses hukum terhadap dua personel TNI AU tersebut sudah memasuki tahap penyidikan.

    Penyidikan dilakukan oleh Satpom Lanud Dma dan keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana dan ditahan sementara selama 20 hari.

    “Serda A dan Prada V telah ditetapkan sebagai tersangka tindak kekerasan oleh penyidik, saat ini kedua tersangka tersebut menjalani penahanan sementara selama 20 hari, untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut,” kata Indan saat dikonfirmasi, Rabu (28/7). /2021).

    Baca juga: Pakai Baju Tahanan dan Kepala Diplontos, 2 Personil TNI AU Yang Menganiaya Warga Merauke Sekarang Diproses

    Indan berharap semua pihak menunggu proses hukum yang sedang berjalan sesuai hukum di lingkungan TNI untuk menentukan hukuman yang bisa dijatuhkan kepada kedua tersangka.

    “Saat ini proses penyidikan terhadap kedua tersangka masih berlangsung, tim penyidik ​​akan melengkapi BAP dan nantinya akan dilimpahkan ke Auditor Militer untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Indan.

    KSAU Hapus Danlanud Setelah Dansatpom JA Dimara Merauke

    Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Fadjar Prasetyo memutuskan mengganti Pangdam Johanes Abraham Dimara (Lanud Dma) dan Pangdam Satuan Polisi Militer di Lanud Dma, Rabu (28/7). /2021).



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/28/serda-a-dan-prada-v-ditetapkan-sebagai-tersangka-pelaku-kekerasan-di-merauke