Sespri Edhy Prabowo Transfer Uang Rp 1 Miliar Pakai Rekening Karyawan Toko Durian

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Qushairi Rawi, pekerja di toko durian milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Amiril Mukminin dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus suap ekspor udang goreng.

    Dalam kesaksiannya, Rawi mengatakan bahwa dia telah diminta oleh Amiril untuk melakukan transfer kepadanya.

    Total transfer yang dilakukan Amiril ke rekening Rawi tercatat Rp1 miliar.

    JPU KPK mengatakan Rawi sudah 10 kali diminta Amiril untuk melakukan transfer dengan nilai nominal Rp. 100 juta masing-masing.

    “Saya bacakan, keterangan nomor 11, transfer ke Amiril, yang saya ingat sekitar 10 kali transfer dengan minimal uang yang saya transfer Rp100 juta per transfer. Ini berlangsung September-Oktober 2020,” kata jaksa saat membacakan surat dakwaan. BAP saksi di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (8/6/2021).

    Baca juga: Istri ART Edhy Prabowo Ungkap Namanya Dulu Beli Villa di Sukabumi Senilai Rp 2,95 M

    JPU membacakan dalam BAP bahwa Rawi menerima uang tunai untuk disetorkan melalui teller bank, kemudian disetorkan ke rekening dan kemudian ditransfer.

    Dalam dakwaan, Edhy Prabowo diduga menerima sejumlah uang dari eksportir benih dan Amiril diduga mentransfer Rp 425 juta ke Rawi untuk bisnis duriannya.

    “Skemanya kalau tidak ada buah yang datang, Amiril minta bantuan transfer untuk setoran, lanjutkan transfernya,” kata Rawi dalam kesaksiannya.

    Rawi tidak berani menanyakan uang kepada Amiril karena statusnya sebagai buruh.

    “Jadi tidak enak menanyakan ini uang apa. Tapi saya tidak punya anggapan bahwa ini hasil yang salah,” kata Rawi.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/08/sespri-edhy-prabowo-transfer-uang-rp-1-miliar-pakai-rekening-karyawan-toko-durian