Sewa Mobil, Digelapkan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Nurhakiki warga Kelurahan Brangbara, Kecamatan Sumbawa harus mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Pasalnya, laki-laki yang menjalani bisnis rencart mobil tersebut, menyewakan mobil pada WH sekitar Agustus 2017 lalu. Namun hingga saat ini mobil dengan jenis Toyota Yaris tersebut belum juga dikembalikan oleh WH.
Kasus dugaan tindak pidana penggelepan tersebut berawal ketika pada tanggal 25 Agustus 2017. WH mandatanginya dengan niat untuk menyewa kendaraan selama 3 bulan. Lantas pelapor menyewakan kendaraannya setelah terjadi kesepakatan antara keduannya. Dari hasil kesepakatan, pelapor menerima uang sewa mobil tersebut di atas dari terduga pelaku sebesar Rp. 15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah), dengan perjanjian dalam jangka waktu 3 bulan terhitung dari tanggal 25 Agustus 2017 sampai dengan tanggal 30 November 2017.
Namun, setelah jatuh tempo, mobil tersebut tidak juga dikembalikan oleh terduga pelaku. Bahkan hingga saat ini mobil tersebut belum juga dikembalikan. Atas kejadian itu Pelapor mengalami kerugian sekitar Rp. 256.000.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Enam Juta Rupiah) dan melaporkannya ke SPKT Polres Sumbawa untuk ditindak lanjuti.