Shaving Sheffield, Arsenal Menghidupkan Peluang ke Liga Europa

    Kekalahan ini membuat Sheffield semakin terpuruk di dasar klasemen. Mereka hanya mengumpulkan 14 poin dari 31 pertandingan. Mereka sudah mencatat 25 kekalahan, dan hanya menang 4 kali, imbang 2 kali.

    Sementara bagi Arsenal kemenangan ini membuat mereka kembali mengobarkan persaingan minimal mendapatkan tiket Liga Europa. Kini mereka berada di posisi sembilan klasemen Liga Inggris, dengan 45 poin. Mereka berada dalam selisih poin kecil dengan Tottenham (49 poin), Everton (47 poin).

    Arsenal tampil agresif sejak menit awal melawan juru kunci tim. Tim tamu tak sungkan memberikan tekanan, Martinelli langsung mengancam di menit kedua saat menemukan ruang di depan gawang. Tapi tembakannya masih terlalu tinggi.

    Tuan rumah melihat peluang mereka hanya di menit ke-10 ketika Osborn mengirim bola terobosan ke McGoldrick yang berlari di antara Mari dan Xhaka. Namun, sentuhannya yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang masih sedikit melebar.

    Pada menit ke-24, Arsenal melancarkan serangan balik cepat dengan umpan panjang dari Lacazette ke Martinelli di sisi kiri. Peluang itu batal karena sang striker memilih untuk menembus gawangnya sendiri daripada mengopernya ke tengah.

    Lacazette akhirnya memecah kebuntuan dengan mencetak gol untuk Arsenal pada menit ke-33. Itu adalah gol yang luar biasa dengan Arsenal memainkan bola dengan satu sentuhan cepat.

    Ini dimulai dengan Lacazette kemudian ke Saka, kemudian ke Ceballos dan kembali ke Lacazette untuk sentuhan terakhir sebelum mengayunkan gawang Sheffield United. The Gunners pun memimpin 1-0.

    Tuan rumah mencoba menekan untuk mengejar ketinggalan. Tapi mereka membuat banyak kesalahan dan menguntungkan tim tamu. Skor 1-0 untuk Arsenal bertahan hingga turun minum.

    Di babak kedua, Sheffield bisa bertahan lebih baik. Mereka menjaga bola dengan baik di beberapa menit pertama. Namun, Arsenal tetap kesulitan membongkar pertahanan.

    Hingga menit ke-70 Sheffield semakin tertinggal ketika Arsenal menggandakan keunggulan melalui gol yang diciptakan Martinelli. Itu bermula dari kesalahan tuan rumah yang mencoba bermain di belakang.

    Pepe merebut umpan ceroboh dari Lundsrram, yang langsung menyundulnya ke gawang. Ramsdale melakukan penyelamatan tetapi rebound jatuh ke kaki Martinelli, tidak meninggalkan peluang untuk menambah skor. Arsenal pun menang 2-0.

    Permainan tim tuan rumah semakin berantakan setelah tertinggal dua poin. Pertahanan Sheffield dengan mudah ditembus oleh umpan Partey untuk Lacazette di menit ke-85. Dia juga mencetak gol kedua atas namanya di pertandingan ini dan memberi Arsenal keunggulan 3-0.

    Susunan pemain kedua tim:

    Sheffield United (3-5-2): Aaron Ramsdale; John Egan, Ethan Ampadu, Enda Stevens; George Baldock, Oliver Norwood, John Lundstram, John Fleck, Ben Osborn; David McGoldrick, Oliver Burke.

    Arsenal (4-2-3-1): Bernd Leno; Calum Chambers, Rob Holding, Pablo Mari, Bukayo Saka; Granit Xhaka, Thomas Partey; Nicolas Pepe, Dani Ceballos, Gabriel Martinelli; Alexandre Lacazette.




    Source