Siang Ini Rupiah Melemah Ke Posisi Rp. 14.428 per Dolar AS

    Nilai tukar rupiah masih terpengaruh sentimen The Fed.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ditutup melemah, di bawah tekanan sikap bank sentral Amerika Serikat The Fed dan meningkatnya wabah Covid- 19 kasus. Rupiah ditutup melemah 53 poin atau 0,37 persen ke posisi Rp. 14.428 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp. 14.375 per dolar AS.

    “Sentimen dari luar masih tentang The Fed yang mendorong pasar untuk mengantisipasi dengan memasukkan aset dolar AS agar dolar menguat,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Senin (21/6).

    Pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pekan lalu, The Fed mengatakan suku bunga akan naik dua kali lipat pada 2023, yang kemudian menimbulkan kekhawatiran bahwa tapering akan datang lebih cepat. Presiden Federal Reserve Bank St. Louis James Bullard mengatakan bahwa bank sentral AS telah memulai diskusi tentang pengurangan program pembelian obligasi selama pandemi.

    Investor akan fokus pada pidato dan kesaksian dari beberapa Gubernur Fed minggu ini. ‘ kata Ariston.

    Rupiah dibuka melemah pada pagi hari menjadi Rp14.390 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak pada kisaran Rp. 14.390 per dolar AS menjadi Rp. 14.435 per dolar AS.

    Sementara itu, nilai tukar Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Senin melemah menjadi Rp14.453 dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.403 per dolar AS.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/qv1pv1383/sore-ini-rupiah-melemah-ke-posisi-rp-14428-per-dolar-as