Sidang Rizieq dalam kasus Petamburan dilanjutkan pada 3 Mei dengan agenda pemeriksaan saksi dari jaksa.

Laporan dari Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sidang lanjutan atas pelanggaran tata tertib kesehatan yang menyebabkan keramaian di Petamburan dengan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) digelar pada Kamis (22/4/2021).

Agenda sidang lanjutan adalah pemeriksaan saksi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU menghadirkan 14 saksi, namun hanya 9 saksi yang diperiksa selama persidangan.

Dari 9 saksi tersebut, dua diantaranya adalah Kapolres Tebet Kompol Budi Cahyono dan Kapolsek Jakarta Satpol PP Arifin.

Meski begitu, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Suparman Nyompa, meminta jaksa mengembalikan sisa saksi yang belum diperiksa pada Senin (26/4/2021).

Hal tersebut diputuskan oleh Nyompa untuk mempersiapkan kondisi fisik mengingat persidangan yang masih lama.

“Kita semua jaga kesehatan, karena ini bulan puasa. Kondisi kita harus dijaga, jalannya masih panjang,” ujarnya.

“Nah, sidang ditunda dan dibuka kembali pada Senin, 26 April,” kata Nyompa menutup persidangan.

Namun, JPU belum merinci berapa saksi yang akan dihadirkan dalam sidang lanjutan tersebut.

Sebagai informasi dalam persidangan Kamis (22/4/2021), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 9 saksi, yakni Budi Cahyono selaku Kapolres Tebet; Arifin sebagai Kasatpol PP DKI Cecep Sutisna sebagai pegawai swasta; Setianto, mantan Lurah Petamburan, Abda Ali, pegawai Kementerian Dalam Negeri; Pengusaha Dahyatul Qolbi; Endra Muryanto, pegawai Pemerintah Daerah DKI Jakarta dan Muhammad Budi Hidayat sebagai Plt Dirjen P2P Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Saat adu mulut dengan jaksa, Habib Rizieq Shihab diipasi oleh terdakwa lain menggunakan map.

Baca juga: Penggunaan Logo FPI Disinggung dalam Sidang, Ini Tanggapan Rizieq Shihab

Rizieq Shihab dituduh menghasut para pengikutnya untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putrinya di Petamburan, pada 14 November 2020.

Dalam dakwaannya, jaksa mengungkap, Rizieq menghasut para pengikutnya saat menghadiri upacara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada 13 November 2020.




Source