Singkirkan Munich, Kimpembe mengklaim PSG telah tumbuh dewasa

    PSG tidak pernah berhenti berkembang dari hari ke hari, tahun demi tahun.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presnel Kimpembe mengklaim Paris Saint-Germain (PSG) telah tumbuh sebagai klub. Ini setelah PSG sukses melewati Bayern Munich di babak perempat final Liga Champions dengan produktivitas gol tandang.

    PSG lolos meski kalah 0-1 dari Munich pada leg kedua babak perempat final di Parc des Princes, Rabu (14/4) WIB, berkat keunggulan gol tandang dengan skor agregat 3-3.

    “PSG telah berkembang. Klub ini tidak pernah berhenti berkembang dari hari ke hari, tahun demi tahun,” kata Kimpembe usai pertandingan itu dilansir di situs resmi UEFA. “Kami terus bangun. Malam ini adalah pertempuran yang bisa kami menangkan.”

    Kimpembe, yang kembali ke ban kapten di pertandingan ini, hampir membayar harga atas kegagalannya memotong bola terobosan Leroy Sane, untungnya kiper Keylor Navas menjadi penyelamat untuk mencegah cheat Thomas Mueller. Andai saja Navas tidak menjadi penyelamat, Munich, yang telah memimpin lewat gol Eric Maxim Choupo-Moting, akan mengubah agregat menjadi 4-3, sesuatu yang pada akhirnya tidak terjadi.

    Meski kalah di leg kedua, Kimpembe menilai penampilan dirinya dan kawan-kawan di Parc des Princes luar biasa dan menyisakan beberapa aspek positif. Begitu banyak kegembiraan dan emosi. Benar-benar pertandingan yang sulit. Kami kalah, tapi ini penampilan tim yang luar biasa. Saya sangat bangga. Meski kalah, banyak aspek positifnya, ”tutupnya.

    PSG masih menunggu lawannya di babak semifinal, yakni Manchester City atau Borussia Dortmund yang baru saja memainkan leg kedua babak perempat final sehari lalu. City saat ini menang 2-1, tetapi Dortmund untuk sementara memiliki bekal untuk produktivitas gol tandang.

    sumber: Antara




    Source