Siswa dilarang meninggalkan kelas selama uji coba tatap muka

    Uji coba sekolah tatap muka di SDN 3 Manggarai dilakukan selama 3 jam.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – SD Negeri 3 Manggarai melarang siswa meninggalkan ruang kelas saat jam istirahat untuk menghindari keramaian saat uji tatap muka. Uji coba kali ini diikuti oleh siswa kelas VI.

    “Sidang kedua diikuti siswa kelas VI,” kata Kepala SDN 3 Manggarai Sri Kadarti di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (9/4).

    Uji coba pembelajaran tatap muka dilaksanakan selama tiga jam mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Pelajaran pertama dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB, selanjutnya mahasiswa diberi istirahat 10 menit dan dilanjutkan dengan mata kuliah terakhir mulai pukul 08.40-10.00 WIB.

    Uji coba pembelajaran tatap muka kedua ini diikuti oleh 37 siswa kelas VI yang terbagi dalam tiga kelas atau rata-rata 10-12 orang dalam satu kelas. Selama jam pelajaran, siswa tetap harus menggunakan masker dan masker wajah transparan.

    Selain itu, setiap meja siswa dilengkapi dengan hand sanitizer yang disiapkan oleh sekolah, dengan jarak meja yang saling berjauhan. Mahasiswa juga tidak diperkenankan membawa makanan, namun yang membawa minuman sendiri tetap diperbolehkan.

    Sri menjelaskan, uji coba tahap pertama diikuti oleh kelas V dan tidak ada kendala dalam pembelajaran tatap muka. Karena guru, termasuk kepala sekolah, menerima pelatihan pembelajaran campuran.

    Di sekolah yang terletak di Jalan Manggarai Utara V Nomor 6 ini, jumlah siswa dari kelas I hingga VI mencapai 278 orang. Namun hanya kelas IV, V dan VI yang dapat mengikuti sekolah tatap muka yang dilaksanakan secara bergilir seminggu sekali, setiap hari Senin, Rabu dan Jumat dengan jumlah siswa 106.

    Setiap selasa, kamis dan sabtu setiap kelas akan dibersihkan dan disemprot dengan disinfektan. Uji coba tatap muka sekolah ini disambut antusias siswa karena baru pertama kali bertemu dan belajar langsung dengan guru dan teman setelah setahun belajar online.

    Untuk datang ke sekolah, siswa diantar langsung oleh orang tuanya. “Senang bertemu guru dan belajar bersama. Awalnya saya agak kaget,” kata siswa kelas VI Sultan Calliope Mahri.

    Senada dengan Sultan, siswa lainnya, Sevia Romadona, juga antusias menyambut ujian tatap muka sekolah. “Rasanya beda bisa ketemu langsung. Lebih awal sebelum berangkat sarapan,” ucapnya gembira.

    sumber: Antara




    Source