Siswa KB/TK Taamasa Belajar Memerah Susu Sapi

Moyo Utara, Gaung NTB
Tanpa rasa takut sedikitpun, puluhan siswa KB/TK Taamasa Karang Padak Labuhan Sumbawa, yang baru turun dari bus meransek masuk ke kandang sapi di Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, mereka sepertinya tidak sabar untuk melihat sapi-sapi yang ada di kandang tersebut sekligus untuk menguji nyali mereka “bermain” dengan sapi.
Suasana anak-anak yang ramai tersebut, cukup membuat kwalahan para guru untuk menertibkan karena dikhawatirkan membuat sapi-sapi di dalam kandang tersebut ketakutan, kondisi ini terjadi pada saat puluhan siswa KB/TK Taamasa Labuhan Sumbawa didampingi guru dan orang tua melakukan studi lapangan ke Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, untuk melihat sekaligus mempraktekkan bagaimana cara memerah susu sapi.
Kepala KB/TK Taamasa Karang Padak Labuhan Sumbawa, Aryayu Enny Wahyu, SPd, menyampaikan kegiatan kunjungan lapangan itu merupakan implementasi dari Puncak Tema Binatang, dimana siswa diajak untuk menyaksikan secara langsung sekaligus mempraktekkan bagaimana cara memerah susu sapi. Kemudian dilanjutkan dengan melihat dan mempraktekkan proses pengolahan susu menjadi Permen Susu.
Pada saat praktek memerah susu tersebut, meski sebagian takut mendekati induk sapi yang akan diperah itu, namun ada beberapa siswa yang memberanikan diri untuk menguji kemampuan mereka memerah susu didampingi pemilik sapi, akhirnya mereka berhasil mengeluarkan susu dari puting susu induk sapi tersebut. Tidak mau kalah dengan muridnya, guru juga mencoba memerah susu termasuk Ustazah Kepala Sekolah TK Taamasa, yang bangga karena berhasil memerah susu sapi.
Usai memerah susu, para siswa juga para guru dan orang tua, mendapat bagian susu sapi segar, yang bisa langsung diminum, dan membawa pulang.
Selanjutnya para siswa TK Taamasa, juga mendapat kesempatan untuk melihat dan mempraktekkan bagaimana mengola susu menjadi permen. Didampingi guru dan orang serta warga setempat, para siswa ini mendatangi salah satu pengusaha permen susu di Desa Penyaring. Di tempat tersebut siswa belajar membuat permen susu, didampingi guru mereka juga turun tangan mengaduk susu di atas wajan. Mereka juga mendapat bagian permen susu yang sudah jadi. Suasana bahagia dan gembira anak-anak TK Taamasa, terlihat selam mereka melalui studi lapangan tersebut.
Ustadzah Ayu—sapaan akrab Kepala TK Taamasa, menjelaskan, pada setiap akhir tema pembelajaran TK Taamasa selalu mengadakan kegiatan semacam itu sesuai dengan puncak tema.
Melalui kegiatan lapangan semacam itu jelasnya, selain anak-anak mendapatkan teori dari guru di kelas, anak juga dapat mengalami pembelajaran langsung di lapangan. “Itulah hakikat dari pembelajaran anak usia dini, yaitu pembelajaran bermakna,” pungkasnya.