SMKN 2 Sumbawa Jalin Kerjasama Dengan Balai Jasa Konstruksi dan Kementrian PUPR n. Pembekalan dan Fasilitasi Uji Kompetensi Juru Gambar Arsitektur

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan diberlakukan, tentu akan memberikan imbas terhadap produk dan pekerja dari negara lain di Asia Tenggara yang bebas keluar masuk Indonesia begitu juga sebaliknya, maka memperbaiki kualitas SDM sesuai kompetensi dan penilaian standarisasi menjadi acuan.
Untuk itu SMK Negeri 2 Sumbawa Besar khususnya Program Studi Keahlian Teknik Bangunan telah menjalin kerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV (BJKW) dan Subdit Pemberdayaan Wilayah Direktorat Kerjasama dan Pemberdayaan Dirjend Bina Konstruksi Kementrian PUPR menggelar Pembekalan dan Fasilitasi Uji Komptensi Juru Gambar Arsitektur yang merupakan upaya untuk mempersiapkan SDM sesuai standarisasi yang diinginkan user, baik dalam maupun luar negeri di Asia Tenggara.
Kepala SMKN 2 Sumbawa Besar, Yuyun Mardiana SPd, dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Pembekalan dan Fasilitasi Uji Komptensi Juru Gambar Arsitektur, yang berlangsung belum lama ini menyampaikan, bahwa hal yang sangat urgent untuk meningkatkan harga jual lulusan SMKN 2 Sumbawa Besar di pasar kerja, baik untuk perusahaan dalam maupun luar negeri, sehingga kerjasama ini harus berkelanjutan dan meluas pada kompetensi di jurusan lainnya dan kegiatan ini juga merupakan persiapan SMKN 2 Sumbawa Besar sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi sesuai Program DitPSMK.
Sementara itu Arfiq Khoiron yang mewakili BJKW IV, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemilihan SMKN 2 Sumbawa Besar, sebagai Tempat Uji Kompetensi, karena sekolah ini dipandang siap dan layak menjadi Tempat Uji Kompetensi.
Selanjutnya Dwi Rahayu ST MT sebagai perwakilan Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, menyampaikan antusiasme peserta yang merupakan Alumnus SMKN 2 Sumbawa Besar, keseriusan serta hasil uji kompetensi yang dicapai memberikan gambaran bahwa program ini seharusnya dilanjutkan khususnya di sekolah ini agar lebih banyak mencetak SDM yang sesuai keinginan pasar MEA.
Ditambahkan Waka Hubinmas, Khaeruddin MPd, bahwa kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, karena komunikasi dan hubungan baik yang terjalin antara semua lini, baik sekolah, alumni maupun penyelenggara. Bahkan dalam pelatihan itu jelasnya, peserta tidak dipungut bayaran atau gratis untuk angkatan I, dan berharap pada angkatan selanjutnya dapat seperti itu atau seidaknya dapat dilakukan melalui sharing anggaran. “Saya rasa orang tua siswa tidak keberatan demi standarisasi kompetensi anak kita,” jelasnya.
Disampaikan pula, bahwa Pelatihan dan Uji Kompetensi yang berlangsung 6 hingga 8 September 2016, juga melibatkan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi NTB untuk menugaskan Asesor dan Instruktur sehingga benar-benar tepat sasaran untuk pengguna jasa konstruksi baik lokal, nasional maupun internasional, khususnya pemenuhan drafter atau juru gambar. “Ini adalah titik awal ke level yang lebih tinggi untuk Sumbawa Hebat dan Bermartabat,” pungkasnya.