Sosialisasi Larangan Mudik, Polri Akan Gelar Operasi

Sasaran operasional semua lapisan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ditlantas Polda Metro Jaya beserta jajaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya berencana menggelar Operation Safety Jaya 2021 yang akan digelar pada 12-25 April mendatang. Operasi itu dilakukan untuk melarang masyarakat mudik saat perayaan Idul Fitri 2021.

“Dalam operasi ini, kami meningkatkan pemahaman masyarakat (mengenai) larangan mudik 2021 demi menjaga kesehatan bersama,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Selasa (6/4).

Lebih lanjut, kata Sambodo, target dalam operasi tersebut adalah seluruh lapisan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Artinya, seluruh lapisan masyarakat dilarang melakukan mudik, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Karena itu, dia berharap Operation Safety Jaya 2021 bisa menekan angka penyebaran Covid-19.

“Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan, menertibkan lalu lintas, dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” kata Sambodo.

Sebelumnya, Polri Irjen Pol Istiono telah melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membahas persiapan pengamanan larangan mudik Lebaran 2021. Sejumlah persiapan untuk pengamanan arus lalu lintas pun dibicarakan termasuk pemblokiran di titik-titik yang akan dilalui warga yang mau mudik.

Dalam rapat yang digelar di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Jumat (2/4), Istiono mengatakan, koordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi. Sehingga pelarangan mudik lebaran 2021 bisa terlaksana dengan baik. “Koordinasi yang intens ini untuk penyamaan persepsi di lapangan. Tentu berangkat dari solusi populi Excelso (keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi),” kata Istiono, dalam keterangannya, Jumat (2/4).

Kakorlantas juga menjelaskan, larangan mudik pemerintah dilakukan mengingat pandemi Covid-19 yang masih ada. Kakorlantas mengutip data Satgas bahwa setiap ada libur panjang, kasus Covid-19 selalu meningkat. “Data menunjukkan bahwa setiap libur panjang terjadi peningkatan penularan Covid-19 yang signifikan. Tidak ada kata lain yang harus kita antisipasi semuanya,” jelasnya.

Korlantas Polri sendiri, lanjut Istiono, sudah menyiapkan 333 titik penyekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Titik isolasi ini untuk memastikan agar masyarakat tidak pulang saat Lebaran 2021, begitu yang diputuskan oleh pemerintah.

“Untuk itu dilarang pulang, harus kita persiapkan. Korlants Polri sudah menyiapkan 333 blokir baik di jalan arteri maupun tol. Baik menuju Jawa maupun luar Jawa,” ujarnya.




Source