Sri Lanka Memberlakukan Pembatasan Penumpang Udara

    Sri Lanka membatasi jumlah penumpang yang dapat datang dari satu penerbangan

    REPUBLIKA.CO.ID, COLOMBO – Sri Lanka telah memberlakukan pembatasan perjalanan khusus pada jumlah penumpang udara yang tiba di wilayah negara itu selama dua minggu ke depan karena situasi pandemi Covid-19.

    “Telah diputuskan untuk membatasi jumlah penumpang yang dapat tiba dari satu penerbangan menjadi hanya 75,” kata pernyataan dari Otoritas Penerbangan Sipil Sri Lanka.

    Setelah dua minggu, pembatasan ini akan dipertimbangkan kembali sehubungan dengan situasi pandemi Covid-19 di Sri Lanka. Jika kondisinya membaik, maka pencabutan kebijakan akan dimungkinkan.

    Sebelumnya, jumlah penumpang yang bisa tiba di Sri Lanka dengan pesawat adalah 75 orang warga negara dan ada tambahan orang asing. Namun, situasi pandemi yang memburuk di negara Asia Selatan tersebut membuat total 75 orang bisa datang.

    Selama tujuh hari terakhir, Sri Lanka telah mencatat kasus Covid-19 tertinggi berturut-turut. Lebih dari 1.800 orang telah dipastikan positif mengidap virus corona jenis baru dalam 24 jam terakhir, sehingga total kasus di negara itu per Senin (3/5) menjadi 111.753.




    Source