Stok Pangan di Tasikmalaya Aman hingga Lebaran

Masyarakat disarankan tidak perlu panik membeli karena stoknya aman.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memastikan stok pangan selama Ramadhan hingga menjelang Lebaran berada dalam posisi aman. Karenanya, masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi panik saat berbelanja.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Tedi Setiadi meminta masyarakat tidak berbelanja berlebihan. Pasalnya, stok pangan hingga menjelang Idul Fitri dipastikan aman.

“Masyarakat tidak harus pembelian panik. Jangan khawatir, “ujarnya, Kamis (22/4).

Diakuinya, jumlah sembako sempat meningkat di awal Ramadhan. Misalnya saja harga sambal domba yang sudah mencapai Rp. 140 ribu sampai dengan Rp. 160 ribu per kilogram. Namun, harga komoditas tersebut kabarnya sudah kembali normal, menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga beras juga dipantau agar stabil. Beras premium masih berkisar Rp. 11 ribu sampai dengan Rp. 12 ribu per kilogram. Sedangkan untuk kelas menengah harganya Rp. 9.000 sampai Rp. 10.500 per kilogram.

Untuk harga bawang merah, kata Tedi, terjadi sedikit kenaikan. Awalnya harga bawang merah adalah Rp. 25 ribu per kilogram menjadi Rp. 28 per kilogram. Namun, kenaikannya tidak terlalu tinggi. Sedangkan bawang putih mengalami penurunan, dari Rp 29 ribu per kilogram menjadi Rp 26 ribu per kilogram.

Dia menambahkan, untuk gula, harganya masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 12.500 per kilogram. Namun harga di pasar tradisional bisa mencapai 13 ribu per kilogram.

Sedangkan harga daging ayam ras naik menjadi Rp 37 per kilogram dari semula Rp 34 ribu per kilogram. “Tapi itu tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Tedi mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok masih berada pada level yang wajar. Pasalnya, pada bulan Ramadhan harga kebutuhan pokok biasanya naik.

“Namun, agar tidak ada kenaikan yang signifikan, masyarakat tidak perlu merogoh kocek secara berlebihan. Insya Allah kebutuhannya aman. Kalau posisinya aman, harga tidak akan naik,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Walikota Tasikmalaya Muhammad Yusuf memastikan kebutuhan pangan di wilayahnya mencukupi hingga Idul Fitri. Ia menegaskan, tidak akan ada kekurangan stok pangan di Kota Tasikmalaya.

Namun untuk kepastian harga, dia belum bisa memastikan. Pihaknya akan menyerahkan soal harga pangan kepada Satgas Pangan. Menurut dia, tim Satgas Pangan akan terus melakukan pembukuan di pasar.

“Kami juga akan turun ke pasar jika ada perubahan harga yang signifikan. Diharapkan fluktuasi harga tidak terlalu berarti bagi masyarakat yang akan Lebaran,” ujarnya.

Yusuf juga meminta masyarakat untuk tidak panik saat berbelanja. Artinya masyarakat diminta membelanjakan sesuai dengan kebutuhannya dan tidak perlu berlebihan.




Source