Sumbar Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 Jelang Ramadhan

Tren peningkatan kasus di Sumatera Barat terus berlanjut sejak awal April.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG – Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengantisipasi peningkatan kasus infeksi virus corona jelang Ramadhan 1442 Hijriah. Apalagi setelah terjadi tren kenaikan kasus sejak awal April.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal di Padang, Minggu (11/4), mengatakan, awal April 2021 ada satu lagi kawasan yang masuk zona merah, yakni Kabupaten Limapuluh Kota.

Berdasarkan data kasus Covid-19 yang dipublikasikan di situs resmi pemerintah provinsi, jumlah akumulatif kasus Covid-19 di Sumatera Barat meningkat 155 dari 32.800 kasus pada 9 April 2021 menjadi 32.955 kasus pada 10 April 2021.

Sebelumnya, sejak 6 hingga 9 April, jumlah kasus Covid-19 di Sumatera Barat meningkat 489 kasus dari 32.311 menjadi 32.800 kasus.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumatera Barat pada 10 April 2021 sebanyak 1.489 (4,25 persen), terdiri dari 334 pasien yang masih dalam pengobatan, 1.082 pasien yang menjalani isolasi mandiri, dan 73 orang yang menjalani isolasi di fasilitas pemerintah kabupaten atau kota.

Menurut data Pemprov, sebanyak 30.751 orang (93,31 persen) penderita Covid-19 sudah pulih dan 715 orang (2,17 persen) meninggal dunia.

Jasman mengatakan, wilayah Provinsi Sumatera Barat masih berada di zona oranye atau wilayah dengan risiko penularan Covid-19 sedang.

Dia meminta pemerintah kabupaten dan kota memperketat pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 sebelum dan selama bulan Ramadhan.

sumber: Antara




Source