SUMBAWA TERBAIK REALISASI PKB-BBNKB DI NTB *Sabirin : Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tinggi

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dengan adanya kebijakan yang dikeluarkan Gubernur NTB KH Zainu Majdi (Tuan Guru Bajang) dalam rangka memberikan keringanan dan mengurangi sedikit beban bagi warga masyarakat pemilik kendaraan bermotor didaerah ini (wajib pajak) baik itu berplat dalam daerah maupun luar daerah, melalui Peraturan Gubernur NTB Nomor 27 dan Nomor 32 Tahun 2017 tentang pemberian insentif bagi pajak kendaraan bermotor didaerah ini, ternyata implementasinya berdampak positif bagi adanya peningkatan realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB-BBNKB), dan bahkan Kabupaten Sumbawa masuk dalam katagori terbaik di NTB dalam realisasi PKB-BBNKB hingga triwulan III akhir September 2017, ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Unit Penerimaan dan Pendapatan Daerah (UPTB-UPPD) Kabupaten Sumbawa Sabirin Alam SE dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Rabu (04/10) kemarin.
Dengan adanya Peraturan Gubernur NTB dimaksud termasuk dikeluarkan Pergub terbaru yakni Pergub No 32/2017 tentang perpanjangan waktu bagi pemberian insentif pajak kendaraan bermotor terhitung 1 Oktober – 31 Desemer 2017, maka dinilai akan sangat membantu dan meringankan beban bagi warga masyarakat wajib pajak dalam membayar kewajiban atas pajak kendaraan bermotor yang dimiliki, karena itu pihak UPTB-UPPD Sumbawa sejak jauh-jauh hari telah melaksanakan kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat baik melalui pelayanan di kantor SAMSAT, Drive Thrue, mobil Samsat Keliling (Samling), Operasi Gabungan (Opsgab) maupun turun langsung kesejumlah sekolah serta pola kemitraan dengan Pemda Sumbawa, maka dihimbau kepada warga masyarakat pemilik kendaraan baik roda dua maupun empat yang menggunakan plat dalam daerah maupun luar daerah untuk datang ke Samsat dengan memanfaatkan dengan segera insentif pajak dimaksud.
Adapun insentif pajak yang diberikan Gubernur NTB sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 23 maupun Nomor 32 tahun 2017 tersebut yakni program bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kedua dan seterusnya untuk kendaraan luar daerah NTB (Plat Luar Daerah) atau tidak berlaku untuk kendaraan bermotor tahun pembuatan perakitan 2016 dan 2017, serta program bebas denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dimulai 1 Oktober – 31 Desember 2017 atau bebas pembayaran denda 25% atau tidak ada denda bagi pembayaran Jasa Raharja sebagaimana ditentukan aturan perundangan yang berlaku, karena itu sekali lagi kepada para wajib pajak kendaraan bermotor untuk tidak menyia-nyiakan kebijakan pemberian insentif pajak kendaraan dimaksud, segera bayar pajak kendaraan anda dilayanan Samsat terdekat dengan Samsat Call Centre 1500168, pungkas Sabirin Alam.
Sabirin Alam SE juga menyatakan dari hasil evaluasi yang dilakukan atas realisasi penerimaan PKB-BBNKB hingga triwulan III 31 September 2017 ini untuk Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu Kabupaten/Kota terbaik di NTB masuk dalam katagori potensi besar di Pulau Lombok dan Sumbawa, yakni dari target PKB sebesar Rp 24.239.027.000 terealisasi sebesar Rp 18.129.949.770 (74,80%) dan target BBNKB dari Rp 23.120.025.000 terealisasi sebesar Rp 18.374.515.750 (79,47%) atau total realisasi penerimaan PKB-BBNKB hingga kahir September 2017 mencapai Rp 36.504.465.520 (77,58%), sehingga dengan tenggat waktu sisa 3 bulan tahun anggaran optimis seluruh target yang ditentukan akan daat tercapai dengan baik sebagaimana yang diharapkan, pungkasnya seraya menyatakan atas nama Pemda NTB menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, atas kesadaran warga masyarakat didaerah ini dalam membayar kewajiban pajak bagi kendaraannya.